Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
SBY Jelaskan Dua Alasan Demokrat Menolak RUU Cipta Kerja
Selasa 13 Oktober 2020, 02:30 WIB

Situsnews.com.Jakarta-Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (12/10) dalam akun youtubenya secara resmi mengatakan, pemerintah dan DPR bisa kembali membahas dengan teliti ketika UU Ciptaker ditunda pengesahannya. Suara yang menolak pengesahan, perlu didengarkan dan diakomodasi dalam aturan tersebut.

"Nah, kalau ada pihak-pihak yang menolak, DPR bisa berkonsultasi dan pemerintah juga begitu. Kalau konsultasi itu jangan hanya kepada unsur-unsur yang setuju, karena itu, wong, sudah setuju, kok. Justru yang belum setuju itulah diajak bicara, insya Allah ada titik temunya

Terkait tidak setujunya Demokrat dengan RUU Cita Kerja, Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Majelis Tinggi Demokrat menjelaskan, dua alasan partainya belum setuju pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja pada Senin (5/10) kemarin. Yakni, pertama, aturan sapu jagat tersebut masih memiliki banyak permasalahan.

Satu di antaranya tentang desain konsep dasar dari pembentukan aturan tersebut. UU Ciptaker ini belum jelas terkait penciptaan lapangan pekerjaan, investasi, atau menyangkut ekonomi. Menurut SBY, pengesahan UU Ciptaker tidak perlu dilakukan buru-buru, ketika terdapat permasalahan. Dengan begitu, tidak menimbulkan masalah lebih besar pada masa mendatang.

"Jadi, perlu waktu untuk menuntaskan supaya clear. Kalau RUU masih ada masalah-masalah yang mungkin juga serius, disahkan, hampir pasti begitu dijalankan, nanti menimbulkan masalah yang lebih besar lebih luas lagi," terang SBY dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (12/10).

Selain itu, kata SBY, suara rakyat yang menolak pengesahan UU Ciptaker begitu tinggi. Seluruh elemen bangsa dari buruh, pekerja, pecinta lingkungan, hingga aktivis lingkungan, menolak pengesahan aturan tersebut.

"Nah, Demokrat berpendapat kalau penolakan itu tinggi dan begitu disahkan hampir pasti terjadi perlawanan," beber nya menjelaskan alasan Demokrat menolak RUU Cipta Kerja.

Editor  :  Dpriyatna





Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top