Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
Turki Kembangkan Drone Senjata Mematikan
Senin 12 Oktober 2020, 12:03 WIB

Situsnews.com--Turki sedang mengembangkan berbagai jenis drone bersenjata yang mematikan. Drone Turki mulai dari yang besar, terbang tinggi, sarat bom, hingga drone terbang rendah yang sangat kecil yang dapat membentuk kawanan mematikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah mengembangkan industri drone lokal yang mengesankan dari awal. Pesawat tanpa awak Bayraktar TB2 dan Anka-S buatan Turki telah membuktikan diri dalam pertempuran dalam operasi di Suriah, Irak, dan Libya.

Dilansir Forbes belum lama ini, Ankara kini sedang membangun berbagai drone yang lebih besar dan lebih kecil yang akan memenuhi banyak peran berbeda untuk militer Turki.

Pada September, drone Aksungur Turki yang dibuat oleh Turkish Aerospace Industries (TAI), menyelesaikan uji terbang selama 28 jam. Menurut TAI, turboprop ini membawa 12 peluru kendali MAM-L (Smart Micro Munition) buatan Turki di bawah sayapnya. Muatan drone ini jauh lebih besar daripada yang dapat dibawa oleh Bayraktar TB2 atau Anka-S.

Rudal MAM-L memiliki berat 22 kilogram dan dapat mencapai target hingga jarak 14 kilometer. Rudal ini juga dapat dilengkapi dengan berbagai jenis hulu ledak dari bahan peledak tinggi hingga hulu ledak khusus untuk menembus pelindung tank.

Aksungur dilaporkan menjadi pesawat tak berawak pertama yang menjatuhkan bom serba guna Mark 82 yang dipasang pada kit panduan Teber buatan Turki, yang mengubah bom konvensional menjadi bom 'pintar' yang dipandu dengan presisi.

Akinci diharapkan menjadi kendaraan udara utama Turki untuk intelijen pengawasan target akuisisi (ISTAR) dan tugas-tugas komunikasi kontrol perintah (C3) dalam dekade berikutnya. Produsen senjata Roketsan Turki sedang membangun rudal permukaan-ke-permukaan baru, TRGL-230. Drone seperti Akinci akan menjadi target TRGL-230.

Repoter : Lili

Editor    : Dpriyatna




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top