Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Kopi Anti Stres Ada di Kopi Chat Bukit Dago, Rawa Kalong
Minggu 04 Oktober 2020, 08:02 WIB

Situsnews.com,Rawakalong-Minuman kopi mulai ngetren beberapa tahun belakangan ini.  Kopi bukan hanya disukai para orangtua saja, tapi disukai juga kaum milenial. Di wilayah Bukit Dago, Rawakalong, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, ada sebuah cafe yang menyajikan berbagai macam varian kopi dan cemilan panganan.

Kopi Chat di Bukit Dago, didirikan  17 Februari 2020. "Target pasar kami membidik segala usia, dengan berbagai macam variasi kopi," ungkap H. Budi Triyono, selaku owner kopi Chat didampingi istrinya Hj. Nani Mustikasi.

Mereka mulai membuka cafe Chat, sebagai persiapan masa pensiun. "Jadi ketika pensiun tiba, kami tetap bisa berkarya," tutur mereka.

Tampak Luar Cafe Kopi Chat di Malam Hari

Konsep awal dalam membuka usaha ini, mereka pengin menjadikan cafe mereka, sebagai tempat tongkrongan. Sambil ngopi menikmati panganan cemilan.Seperi, chicken katsu bbq, chicken katsu blockpepper,singkong keju, pisang bakar serta roti bakar.

"Saya dan isteri bukan penggemar kopi dan tidak suka nongkrong. Namun, saya pengin punya cafe, dimana seseorang bisa ngopi sambil makan cemilan. Jadilah kami franchise di kopi chat," urai H. Budi Triyono.

Ada pun keputusan franchise, untuk kemudahan usaha kuliner yang akan dijalaninya itu. Kebutuhan mulai dari pengadaan kopi hingga perlengkapan meracik kopi, pelatihan karyawan, dekorasi tempat, hingga cara memasarkan dengan media on line, dibimbing oleh pihak management kopi chat.

 "Karyawan kami ada 7 orang, 2 orang barista, 2 orang cooker, 2 orang waitres dan 1 orang administasi, dan semuanya di training di pusat, selama 1 bulan, sebelum bekerja di kopi Chat," ujar Hj. Nani Mustikasari.  

Satu bulan mulai membuka usahanya itu, mereka dihadapkan dengan pandemi covid-19.
Konsep kopi Chat yang awalnya sebagi tempat nongkrong, dengan mengedepankan suasana nyaman, mulai terkendala.
Atas himbauan pemerintah daerah, pelaku usaha makanan dan minuman, semuanya harus take away.  

Menu kopi di kopi Chat beraneka ragam. Bagi mereka berusia 40 tahun ke atas, pilihan single origin, sangat baik. Namun, mereka tetap bisa memilih sesuai selera. Ada banyak kopi Nusantara yang tersedia, seperti Aceh Gayo, Batak Mandailing, Java Arabica, Bali Kintamani, Toraja Kalosi, Papua Wamena dan Luwak.

 

Cappucino Salahsatu Menu Kopi Chat

Tuk kopi panas, "kami memakai kopi arabica, karena tidak terlalu pahit, dan tuk yang dingin, kami memakai kopi robusta," kata Hj.Nani Mustikasari. 

Ujar Nani Mustikasari lagi, bahwa kopi di Kopi Chat mereka memiliki perbedaan.
"Di tempat kami, kopinya memakai smotthes (rasa buah), jadi perpaduan antara kopi dan buah bercampur menjadi satu dan tetap mengedepankan taste kopinya,".

Timpal, H. Budi Triyono, suami Nani Mustikasari, selama ini kopi dikenal hanya untuk menghilangkan rasa kantuk, tapi di kopi Chat, ada inovasi menarik. "Kami menyediakan kopi tonik. Kopi anti stres, rasanya menyegarkan, dengan irisan timun di dalamnya, ada white Angel, kopi dengan irisan lemon, red angel, kopi dengan irisan stroberi, honeymoon kopi, kopi dengan campuran madu, dan ada produk baru dalgona kopi.

Seiring perjalanan waktu, memenuhi permintaan konsumen, Kopi chat yang berada di ruko Rawakalong ini, membuat inovasi menu. Namun, tetap dalam pengawasan management kopi chat.

"Setelah melalui trial and error membuat menu variasi selama kurang lebih 2 Minggu, kami wajib mengajukan menu baru tersebut ke pusat tuk dikaji kelayakan rasanya. Alhamdulillah, ditrima di pusat," ungkap Triyno bercerita asal mula menu barunya itu.  

 

Mie Kucing Garong Menu Cafe Kopi Chat

Salah satu menu makanan andalan mereka adalah mie kucing garong dan miekucing belang. Ada pun menu baru mereka adalah pisang bakar tabur keju dan coklat, singkong tabur keju.

"Kita mempunyai ciri khas tersendiri. Kita tidak menyediakan semua makanan. Jika terlalu banyak, konsep kopi Chat akan menjadi tidak jelas," jelasnya.

 

Owner Kopi Chat, H. Budi Triyono dan Hj. Nani Mustikasi

Ada pun jam buka kopi Chat, berbeda dengan cafe lainnya. Sabtu-Rabu, buka, mulai pk. 10.00 - 23.00 wib. Kamis-Jumat, buka, mulai pk. 15.00 - 23.00 wib. Mereka menetapkan seperti ini, karena yang biasanya karyawan 2 shift, khusus kamis-jumat hanya 1 shift, sehingga karyawannya yang laki-laki bisa melaksanakan sholat Jumat.  

Menghadapi pandemi covid-19, harga menu kopi chat, tidak sesuai dengan yang diarahkan dari pusat.  "Harga yang tetapkan lebih murah, mengingat daya beli masyarakat disaat pandemi seperti ini. Kami menekankan kualitas tetap bagus. Jika harga dinaikkan, kami kuatir akan ditinggal. Tahun ini kami tidak fokus ke profit tapi berharap konsumen mengenal dulu," lanjut H. Budi Triyono.

Untuk menarik perhatian konsumen, promo-promo kerap dilakukan, seperti memberikan kartu diskon. 

Reporter : Risa

Editor     : Dpriyatna




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top