Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Awasi Coklit, Bawaslu Riau Temukan 51 Ribu Pemilih tak Memenuhi Syarat
Kamis, 13-08-2020 - 06:32:50 WIB
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan saat melakukan pengawasan di Kabupaten Rokan Hilir
TERKAIT:
 
  • Awasi Coklit, Bawaslu Riau Temukan 51 Ribu Pemilih tak Memenuhi Syarat
  •  

    PEKANBARU-Di
    Provinsi Riau terdapat 9 (sembilan) Kabupaten/Kota yang melaksanakan
    Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun
    2020. Pengawas Pemilu  saat ini sedang melaksanakan pengawasan terhadap
    tahapan Pencocokan dan Penelitian (coklit) Pemutakhiran Data Pemilih yg
    dilaksanakan oleh Pihak KPU Riau, yang dimulai pada tanggal 15 Juli
    sampai dengan  13 Agustus 2020 mendatang.

    Hasil Pengawasan
    Pengawas Pemilu hingga 10 Agustus 2020, sebanyak 51.520 Pemilih yang
    Tidak Memenuhi Syarat (TMS) masuk dalam daftar Pemilih (form model
    A-KWK). Pemilih TMS yang masih terdapat dalam A-KWK tersebut terdiri
    dari 19.820 Pemilih yang tidak dikenal dan/atau bukan penduduk setempat,
    13.321 Pemilih yang telah meninggal dunia, 479 Pemilih berstatus
    sebagai TNI/Polri, 1.349 Pemilih Ganda, 1.115 Pemilih yang masih dibawah
    Umur serta 15.385 Pemilih yang telah Pindah Domisili.Selain itu Ketua
    Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan juga menyampaikan terdapat 39.465 Pemilih
    yang memenuhi Syarat (MS) namun tidak masuk dalam daftar Pemilih pada
    Pilkada 2020 ini.

    Hasil
    Pengawasan lainnya juga disampaikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan
    dna Hubungan antar Lembaga, Neil Antariksa bahwa terdapat 10.545 Pemilh
    terdaftar pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang jauh dari tempat
    domisili. Neil menyampaikan, hal ini merupakan potensi turunnya
    partisipasi pemilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya dikarenakan
    keberadaan TPS yang jauh dari tempat tinggalnya.

    Di
    Kabupaten Rokan Hilir terdapat 207 Pemilih di TPS 005 Desa Jumrah
    Kecamatan  Rimba Melintang, Pemilih yang Memenuhi Syarat (MS) tapi tidak
    masuk dalam A-KWK (daftar Pemilih). selain itu juga ditemukan PPDP yang
    melimpahkan tugasnya kepada orang lain yang tidak mempunyai kewenangan
    (joki).

    Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Pelalawan, Rokan
    Hulu dan Kota Dumai. terhadap hal ini, Pengawas Pemilu Kecamatan masing
    masing telah menyampaikan surat rekomendasi kepada KPU Kabupaten untuk
    melakukan coklit ulang.

    Di Kabupaten Rokan Hulu tepatnya di
    Kecamatan Kunto Darussalam, Kelurahan Kota Lama terdapat 433 Pemilih
    yang tidak memenuhi syarat (TMS) dan hanya 10 Pemilih yang Memenuhi
    Syarat ( MS) dari total pemilih di daftar pemilih yaitu 443. Banyaknya
    Pemilih yang TMS dikarenakan Pemilih tersebut tidak dikenali.

    Hasil
    Pengawasan oleh Bawaslu Kabupaten Siak dan  Kabupaten Pelalawan
    ditemukan sebanyak 468 Pemilih yang tinggal diperbatasan Siak dan
    Pelalawan. Saat dilaksanakan coklit ditemukan 160 Pemilih merupakan
    Pemilih yang terdata di Kabupaten Siak dan 308 Pemilih terdata di
    Kabupaten Pelalawan.

    Namun
    yang menjadi permasalahan ialah Pemilih yang terdata sebagai Pemilih di
    Kabupaten Pelalawan tersebut berdomisili di wilayah Siak. Hal lainnya
    juga ditemukan 741 Pemilih yang bukan penduduk setempat yang tersebar di
    seluruh Kecamatan di Kabupaten Siak.

    Pada
    Kabupaten Kuantan Singingi, Berdasarkan hasil pengawasan terdapat 159
    Pemilih yang bekerja di salah satu Perseroaan Terbatas (PT)/ Perusahaan
    yang telah pindah domisili, untuk itu Bawaslu Kuantan Singingi
    merekomendasikan agar Pemilih tersebut dipindahkan ke TPS yang terdekat
    dari tempat tinggalnya masing-masing.

    Beda
    halnya dengan 8 (delapan) Kabupaten lainnya, Kabupaten Indragiri Hulu
    (Inhu) selain melaksanakan Pengawasan Coklit, Jajaran Pengawas Pemilu
    juga melaksanakan pengawasan Verifikasi Faktual Syarat dukungan bakal
    pasangan calon Bupati dan wakil Bupati.

    Hal ini membuat Pengawas
    Kelurahan Desa (PKD) yang hanya 1 orang di tiap Desa/Kelurahan harus
    bekerja lebih ekstra. Di Kabupaten Inhu terdapat 16 orang PPDP yang
    hasil Rapid Test nya reaktif dan untuk itu PPDP tersebut tidak
    diperkenankan melaksanakan tugasnya. Pengawas Pemilu selain memastikan
    pelaksanaan coklit dan verifikasi faktual sesuai regulasi, juga harus
    memastikan jajaran KPU dalam melaksakan tugas harus mematuhi SOP
    pencegahan Covid-19.

    Selanjutnya
    di Kabupaten Kepulauan Meranti ditemukan stiker A.A.2-KWK (stiker tanda
    bukti Pencocokan dan Penelitian) yang ditempel oleh PPDP pada rumah
    yang sudah dilakukan coklit tidak sesuai dengan regulasi/ peraturan.


    Hal
    lainnya juga ditemukan dalam 1 Desa/Kelurahan selat panjang timur yaitu
    pada TPS 7 terdapat Nomor Induk Kependudukan (NIK) Pemilih pada A-KWK
    (daftar Pemilih) tidak sesuai dengan KTP Pemilih. Selain itu, Bawaslu
    Kabupaten Kepulauan Meranti menemukan Pemilih yang berada dalam satu
    Kartu Keluarga (KK) namun beda/terpisah TPS-nya, hal ini terjadi di Desa
    Banglas Kecamatan Tebing Tinggi.

    Rusidi meminta kepada Bawaslu
    Kabupaten/Kota agar hasil pengawasan ini nantinya menjadi bahan saat
    Pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan mengajak kepada
    seluruh Pengawas Pemilu Provinsi Riau untuk sama-sama mengawal dan
    menjaga Hak Pilih warga Negara Indonesia dalam Pilkada 2020. “Mari
    sama-sama, kita kawal Pelaksanaan Pilkada 2020 dengan jaga hak pilih
    Warga Negara Indonesia (WNI) untuk dapat memilih pemimpin daerahnya
    masing-masing,” pintanya.(rls/bwl)




     
    Berita Lainnya :
  • Wacana Pajak Mobil Nol Persen Menperin Tengah Dikaji Meenteri Keuangan
  • MRP RI dan Rektor UI Lakukan Harmonisasi Kesesuaian Produk UU
  • CBA : Pemotongan Dana Bos Oleh Menag Harus Sertakan KPK
  • Mahfud MD: PSBB Jakarta Kesalahan Tata Kata, Seperti Apa?
  • Faizal Basri: Seharusnya Pemerintah Keluarkan Regulasi Yang Dapat Tangani Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wacana Pajak Mobil Nol Persen Menperin Tengah Dikaji Meenteri Keuangan
    02 MRP RI dan Rektor UI Lakukan Harmonisasi Kesesuaian Produk UU
    03 CBA : Pemotongan Dana Bos Oleh Menag Harus Sertakan KPK
    04 Mahfud MD: PSBB Jakarta Kesalahan Tata Kata, Seperti Apa?
    05 Faizal Basri: Seharusnya Pemerintah Keluarkan Regulasi Yang Dapat Tangani Covid-19
    06 Kangen Toast Resto Rawakalong Hadir di Pandemi Covid-19, Seperti Apa?
    07 XL Axiata Terus Hadirkan Jaringan Data Andal
    08 Babinsa dan Bhabimkamtibmas Wonorejo Tinjau Taman Tanaman Obat UMRI
    09 Perayaan HUT Dewa Kwan Te Kong di TITD Hiap Thian Thua Berlangsung Sederhana
    10 Awasi Coklit, Bawaslu Riau Temukan 51 Ribu Pemilih tak Memenuhi Syarat
    11 PT CPI-Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau
    12 Serahkan Sang Saka Merah Putih, Kapolda Riau Lepas Penugasan Brimob BKO Polda Papua
    13 FPK Laporkan Kegiatan Kepada Wakil Gubernur Riau
    14 XL Axiata Hadirkan Paket AXIS Boostr Edukasi dan Conference
    15 Webinar Seri V, IKA FPUA Riau-Kepri Hadirkan Sandiaga Uno dan Jaya Setiabudi
    16 Lewat Telepon, Jokowi Ucapkan Selamat Idul Adha ke Erdogan
    17 Ditresnarkoba Polda Riau Musnahkan Barang Bukti 18 KG Sabu Hasil Pengungkapan Jaringan Internasional
    18 Panglima TNI Anugerahi Kapolri Tiga Bintang Utama Darat, Udara dan Laut
    19 Program Jaga Kampung Polda Riau, Tuai Hasil Panen Raya Jagung Berkualitas
    20 Lihat Kondisi Warga yang Butuh Bantuan, Projo Riau dan PWOIN Kunjungi Rumah Susilawati
    21 Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2020, Polda Riau Targetkan Tekan Angka Kecelakaan
    22 Taja Wibinar UMKM, IKA-FPUA Silahturahmi dengan Kadis Perindagkop UKM Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat