FPK Laporkan Kegiatan Kepada Wakil Gubernur Riau
Selasa 11 Agustus 2020, 13:19 WIB
Foto bersamaPEKANBARU - Ketua Dewan Pembina Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau yang juga Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen (Purn) Edy Natar Nasution mengatakan Sumber Daya Alam (SDA) dan usia suatu bangsa tak berbanding lurus dengan kemajuan bangsa itu. Kemajuan suatu bangsa lebih ditentukan oleh pendidikan dan budaya kerja bangsa itu.
"Banyak negara yang usianya sudah berabad-abad tetapi belum maju dan sebaliknya banyak negara yang masih berusia muda tapi sudah termasuk negara maju. Ini membuktikan tidak ada korelasi ketersediaan SDA dan usia suatu bangsa dengan kemajuan bangsa itu. Kemajuan lebih ditentukan oleh pendidikan dan budaya kerja bangsa yang bersangkutan. Karena itu keberadaan FPK mempunyai peranan yang sangat penting dalam merawat keberagaman untuk pencepatan kemajuan bangsa ini," ujar Edy Natar saat menerima kunjungan Pengurus FPK Provinsi Riau di Ruang Rapat Wagubri, Selasa (11/8/2020).
Rombongan FPK Provinsi Riau dipimpin langsung Ketua AZ Fachri Yasin dan didampingi sejumlah pengurus, di antaranya Sadrianto, EM Surachmat,Prof B Isyandi, Dr Hinsatopa Simatupang, Fakhrunnas MA Jabbar, Sri Petri Haryanti, Widodo dan Saparudin Koto. Sementara Ketua Dewan Pembina FPK Riau Edy Natar Nasution didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Riau, Kaharuddin.
Wagubri lebih jauh mengapresiasi kinerja FPK Provinsi Riau. Diakui silahturahmi paguyuban etnik di FPK selama ini menjadi penyejuk saat terjadi persoalan antar etnik di Provinsi Riau ini. "Mari terus kita rawat pembauran di tengah kebhinekaan bangsa ini," katanya.
Sementara Ketua FPK Provinsi Riau, AZ Fachri Yasin melaporkan sejumlah kegiatan FPK Provinsi Riau kepada Ketua Dewan Pembina FPK Riau, baik kegiatan yang sudah dilaksanakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan hingga akhir 2020 ini.
"Tahun 2019 lalu, FPK Provinsi Riau sudah melaksanakan enam kegiatan dan alhamdulillah sudah berjalan dengan baik. Tahun 2020 ini sedang dilaksanakan dan akan berlangsung sekitar 12 kegiatan. Di antaranya Lomba Karya TulisPembauran dan Persatuan Bangsa, Parade Bhineka Tuinggal Ika, Seminar Percepatan Pembauran Kebangsaan dan lain sebagainya. karena seminar tak mungkin kita laksanakan di tengah Pandemi Covid 19, rencanaya akan digelar Webinar, dan menunggu kebijakan penganggarannya," papar Fachri Yasin.
Pada pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu semua Pengurus FPK Riau yang hadir juga menyampaikan laporan singkat bidangnya masing-masing. Sekaligus menyampaikan sejumlah pemikirabn tarkait pembauran kebangsaan. (rilis)
"Banyak negara yang usianya sudah berabad-abad tetapi belum maju dan sebaliknya banyak negara yang masih berusia muda tapi sudah termasuk negara maju. Ini membuktikan tidak ada korelasi ketersediaan SDA dan usia suatu bangsa dengan kemajuan bangsa itu. Kemajuan lebih ditentukan oleh pendidikan dan budaya kerja bangsa yang bersangkutan. Karena itu keberadaan FPK mempunyai peranan yang sangat penting dalam merawat keberagaman untuk pencepatan kemajuan bangsa ini," ujar Edy Natar saat menerima kunjungan Pengurus FPK Provinsi Riau di Ruang Rapat Wagubri, Selasa (11/8/2020).
Rombongan FPK Provinsi Riau dipimpin langsung Ketua AZ Fachri Yasin dan didampingi sejumlah pengurus, di antaranya Sadrianto, EM Surachmat,Prof B Isyandi, Dr Hinsatopa Simatupang, Fakhrunnas MA Jabbar, Sri Petri Haryanti, Widodo dan Saparudin Koto. Sementara Ketua Dewan Pembina FPK Riau Edy Natar Nasution didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Riau, Kaharuddin.
Wagubri lebih jauh mengapresiasi kinerja FPK Provinsi Riau. Diakui silahturahmi paguyuban etnik di FPK selama ini menjadi penyejuk saat terjadi persoalan antar etnik di Provinsi Riau ini. "Mari terus kita rawat pembauran di tengah kebhinekaan bangsa ini," katanya.
Sementara Ketua FPK Provinsi Riau, AZ Fachri Yasin melaporkan sejumlah kegiatan FPK Provinsi Riau kepada Ketua Dewan Pembina FPK Riau, baik kegiatan yang sudah dilaksanakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan hingga akhir 2020 ini.
"Tahun 2019 lalu, FPK Provinsi Riau sudah melaksanakan enam kegiatan dan alhamdulillah sudah berjalan dengan baik. Tahun 2020 ini sedang dilaksanakan dan akan berlangsung sekitar 12 kegiatan. Di antaranya Lomba Karya TulisPembauran dan Persatuan Bangsa, Parade Bhineka Tuinggal Ika, Seminar Percepatan Pembauran Kebangsaan dan lain sebagainya. karena seminar tak mungkin kita laksanakan di tengah Pandemi Covid 19, rencanaya akan digelar Webinar, dan menunggu kebijakan penganggarannya," papar Fachri Yasin.
Pada pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu semua Pengurus FPK Riau yang hadir juga menyampaikan laporan singkat bidangnya masing-masing. Sekaligus menyampaikan sejumlah pemikirabn tarkait pembauran kebangsaan. (rilis)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Riau |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta
Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?
Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal
Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji
Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera
Internasional

Selasa 20 Oktober 2026, 14:05 WIB
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Rabu 14 Oktober 2026, 20:02 WIB
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Rabu 14 Oktober 2026
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Kamis 08 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Makin Buruk, AQI 244 Tempatkan Kota Ini di Urutan Kedua
Selasa 06 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³