Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba, Kapolda Riau: Siap Perang dan Serang Duluan
Rabu 24 Juni 2020, 19:25 WIB


PEKANBARU - Kasus pengungkapan narkotika di wilayah Provinsi Riau, berhasil diselesaikan dengan baik oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Selain barang bukti, aparat juga menangkap para pelakunya sebanyak 11 orang.

"Hasil tangkapan ini, kita lakukan selama kurun waktu satu bulan belakangan. Dengan 4 laporan polisi di Polda Riau dan 1 kasus lagi di daerah Dumai," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman, Rabu (24/6/2020).

Dijelaskan Suhirman, jumlah barang bukti yang disita Polda Riau selama pengungkapan, di antaranya sabu sekitar 34 kilogram, ganja kering 80 kilogram. Sementara itu, pil ekstasi sebanyak 5000 butir.

"Sabu 34 kilogram lebih kita tangkap di Pekanbaru, ganja 80 kilogram lebih dan inek sekitar 5.000 butir lebih. Ditambah dari Polres Dumai, sabunya 8 kilogram lebih," sambung Suhirman.

Terpisah Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menuturkan, bahwa saat ini keadaan telah menjadi genting. Karena seluruh pelaku kejahatan dipicu adanya pengaruh efek narkotika ini.

"Narkoba sudah menjadi pemicu utama yang menyebabkan orang melakukan kejahatan, sehingga banyak orang tidak lagi berpikir sehat untuk melakukan kejahatannya dan mencelakakan korbannya," kata Kapolda.

Terkait pengungkapan banyaknya suplai narkoba yang masuk ke wilayah Provinsi Riau, membuat pihak kepolisian lebih bertindak cepat. Kata Kapolda, mekanismenya bukan siapa yang lebih cepat bertindak.

"Ini bukan siapa duluan cepat. Kami yang akan menyerang duluan. Ini teknik sembunyi-sembunyi, kami akan memerangi narkoba," tegas Kapolda. (rilis)




Editor : Tim
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top