Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba, Kapolda Riau: Siap Perang dan Serang Duluan
Rabu 24 Juni 2020, 19:25 WIB
PEKANBARU - Kasus pengungkapan narkotika di wilayah Provinsi Riau, berhasil diselesaikan dengan baik oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Selain barang bukti, aparat juga menangkap para pelakunya sebanyak 11 orang.
"Hasil tangkapan ini, kita lakukan selama kurun waktu satu bulan belakangan. Dengan 4 laporan polisi di Polda Riau dan 1 kasus lagi di daerah Dumai," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman, Rabu (24/6/2020).
Dijelaskan Suhirman, jumlah barang bukti yang disita Polda Riau selama pengungkapan, di antaranya sabu sekitar 34 kilogram, ganja kering 80 kilogram. Sementara itu, pil ekstasi sebanyak 5000 butir.
"Sabu 34 kilogram lebih kita tangkap di Pekanbaru, ganja 80 kilogram lebih dan inek sekitar 5.000 butir lebih. Ditambah dari Polres Dumai, sabunya 8 kilogram lebih," sambung Suhirman.
Terpisah Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menuturkan, bahwa saat ini keadaan telah menjadi genting. Karena seluruh pelaku kejahatan dipicu adanya pengaruh efek narkotika ini.
"Narkoba sudah menjadi pemicu utama yang menyebabkan orang melakukan kejahatan, sehingga banyak orang tidak lagi berpikir sehat untuk melakukan kejahatannya dan mencelakakan korbannya," kata Kapolda.
Terkait pengungkapan banyaknya suplai narkoba yang masuk ke wilayah Provinsi Riau, membuat pihak kepolisian lebih bertindak cepat. Kata Kapolda, mekanismenya bukan siapa yang lebih cepat bertindak.
"Ini bukan siapa duluan cepat. Kami yang akan menyerang duluan. Ini teknik sembunyi-sembunyi, kami akan memerangi narkoba," tegas Kapolda. (rilis)
"Hasil tangkapan ini, kita lakukan selama kurun waktu satu bulan belakangan. Dengan 4 laporan polisi di Polda Riau dan 1 kasus lagi di daerah Dumai," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman, Rabu (24/6/2020).
Dijelaskan Suhirman, jumlah barang bukti yang disita Polda Riau selama pengungkapan, di antaranya sabu sekitar 34 kilogram, ganja kering 80 kilogram. Sementara itu, pil ekstasi sebanyak 5000 butir.
"Sabu 34 kilogram lebih kita tangkap di Pekanbaru, ganja 80 kilogram lebih dan inek sekitar 5.000 butir lebih. Ditambah dari Polres Dumai, sabunya 8 kilogram lebih," sambung Suhirman.
Terpisah Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menuturkan, bahwa saat ini keadaan telah menjadi genting. Karena seluruh pelaku kejahatan dipicu adanya pengaruh efek narkotika ini.
"Narkoba sudah menjadi pemicu utama yang menyebabkan orang melakukan kejahatan, sehingga banyak orang tidak lagi berpikir sehat untuk melakukan kejahatannya dan mencelakakan korbannya," kata Kapolda.
Terkait pengungkapan banyaknya suplai narkoba yang masuk ke wilayah Provinsi Riau, membuat pihak kepolisian lebih bertindak cepat. Kata Kapolda, mekanismenya bukan siapa yang lebih cepat bertindak.
"Ini bukan siapa duluan cepat. Kami yang akan menyerang duluan. Ini teknik sembunyi-sembunyi, kami akan memerangi narkoba," tegas Kapolda. (rilis)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Hukrim |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta
Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?
Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal
Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji
Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera
Internasional

Selasa 20 Oktober 2026, 14:05 WIB
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Rabu 14 Oktober 2026, 20:02 WIB
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Rabu 14 Oktober 2026
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Kamis 08 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Makin Buruk, AQI 244 Tempatkan Kota Ini di Urutan Kedua
Selasa 06 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³