Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba, Kapolda Riau: Siap Perang dan Serang Duluan
Rabu 24 Juni 2020, 19:25 WIB


PEKANBARU - Kasus pengungkapan narkotika di wilayah Provinsi Riau, berhasil diselesaikan dengan baik oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Selain barang bukti, aparat juga menangkap para pelakunya sebanyak 11 orang.

"Hasil tangkapan ini, kita lakukan selama kurun waktu satu bulan belakangan. Dengan 4 laporan polisi di Polda Riau dan 1 kasus lagi di daerah Dumai," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Suhirman, Rabu (24/6/2020).

Dijelaskan Suhirman, jumlah barang bukti yang disita Polda Riau selama pengungkapan, di antaranya sabu sekitar 34 kilogram, ganja kering 80 kilogram. Sementara itu, pil ekstasi sebanyak 5000 butir.

"Sabu 34 kilogram lebih kita tangkap di Pekanbaru, ganja 80 kilogram lebih dan inek sekitar 5.000 butir lebih. Ditambah dari Polres Dumai, sabunya 8 kilogram lebih," sambung Suhirman.

Terpisah Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menuturkan, bahwa saat ini keadaan telah menjadi genting. Karena seluruh pelaku kejahatan dipicu adanya pengaruh efek narkotika ini.

"Narkoba sudah menjadi pemicu utama yang menyebabkan orang melakukan kejahatan, sehingga banyak orang tidak lagi berpikir sehat untuk melakukan kejahatannya dan mencelakakan korbannya," kata Kapolda.

Terkait pengungkapan banyaknya suplai narkoba yang masuk ke wilayah Provinsi Riau, membuat pihak kepolisian lebih bertindak cepat. Kata Kapolda, mekanismenya bukan siapa yang lebih cepat bertindak.

"Ini bukan siapa duluan cepat. Kami yang akan menyerang duluan. Ini teknik sembunyi-sembunyi, kami akan memerangi narkoba," tegas Kapolda. (rilis)




Editor : Tim
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top