Bupati Wujudkan Impian Masyarakat Melalui DAK Fisik 2020
Minggu 07 Mei 2020, 19:40 WIB
Mungkin tidak banyak yang tau, dari 12 Kabupaten/ Kota yang ada di Provinsi Riau, ternyata hanta 3 Kabupaten saja yang saat ini dapat melaksanakan kegiatan fisik yang biayanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020 kendati Mentri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati telah mengeluarkan surat resmi yang isinya memerintahkan Gubernur dan Bupati untuk segera menghentikan proses pengadaan barang dan jasa DAK fisik TA 2020 sehubung mewabahnya virus Corona.
Ke 3 Kabupaten itu salah satunya adalah Rokan Hilir selanjutnya Siak dan Meranti. Keberhasilan tiga kabupaten yang mampu merealisasikan kegiatan fisik DAK ini tentu patut di apresiasi terkhususnya Kabupaten Rokan Hilir. Karena, tentu banyak proses yang harus dilalui oleh kepala daerah dan pihak terkait untuk bisa membuat Mentri Keuangan menyetujui hal itu. Kepala Dinas PUTR Rokan Hilir, Drs H Jon Syafrindo melalui Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, H Raja Yuliastri di Bagansiapiapi belum lama ini membenarkan hal itu.
"Di Profinsi Riau hanya 3 Kabupaten saja yang saat ini melaksanakan kegiatan fisik DAK. Pertama kita Rohil, kemudian Siak dan Meranti" kata Raja ketika ditemui di ruang kerjanya. Untuk Rokan Hilir jelas ya, ada 5 kegiatan fisik DAK yang dilaksanakan saat ini. Dari lima itu diantaranya Aukas jalan Parit Aman sampai Simpang 200 sepanjang 3 kilo meter yang sekarang sudah memasuki realisasi 35 persen. Dengan target sebelum puasa dituntaskan pengerjaanya.
"Khusus untuk pembangunan jalan Kepenghuluan Parit Aman kendati di targetkan tuntas sebelum sebelum puasa namun akan dilihat kondisi alam. Bila kondisi tidak mendukung, hujan misalnya pengerjaanya akan di hentikan sementara. Kenapa demikian, kita tentu tidak ingin memaksakan keadaan yang nantinya berimbas kepada kualitas jalan. Jika hujan tentu di hentikan dulu supaya kondisi jalan ini benar-benar bagus," jelas Priya Berkumis ini.

Untuk di ketahui, Jalan Parit Aman ini adalah usulan tahun 2019. Namun untuk anggaran murni tahun 2020 dari dana DAK. Kemudian lanjutnya, empat kegiatan fisik lainya yakni pembangunan jalan di Kecamatan Bangko Pusako, Kecamatan Tanjung Medan, Pekaitan Kecamatan Pedamaran dan pingiran Sungai Rokan Kecamatan Bangko.
Khusus untuk dua pembangunan yang anggaran cukup besar yakni jalan lintas di Kepenghuluan Parit Aman Kecamatan Bangko yang sekarang ini tengah berlangsung dengan nilai anggaran Rp10.956.427.390 yang bersumber dari DAK tahun anggaran 2020. Kemudian pembangunan Jalan Poros Pekaitan Kecamatan Pedamaran yang sudah dimulai pembangunam pada tahun 2020 senilai Rp16 miliar. Beberapa tokoh masyarakat memberikan apresiasi kepada Bupati Rokan Hilir, H Suyatno Amp.

Salah satunya Tokoh Muda Kampung Merah Putih Kepenghuluan Parit Aman, Wawan Safei. Dirinya mengucapkan ribuan terimakasih atas dilaksanakannya pembangunan jalan lintas tersebut sesuai dengan janji Bupati sebelumnya akan mengaspal jalan di Kepenghuluan Parit Aman tersebut. "Saya mewakili masyarakat Kampung Parit Aman mengucapkan ribuan terimakasih atas dilaksanakannya janji Bupati untuk pengaspalan jalan di daerah ini, sebab jalan ini sudah puluhan tahun tidak terperhatikan," kata Wawan.
Hal senada juga di sampaikan Penghulu Parit Aman, Supratno. Dimana dirinya selaku kepada wilayah di daerah ini menjelaskan bahwa masyarakat sudah sangat lama mendambakan pembangunan jalan tersebut. "Saya sangat berterima kasih kepada bapak bupati. Dengan di banggunya jalan ini terjawab lah sudah apa yang di harapkan masyarakat selama ini yang memang sangat-sangat berharap dibangun," kata Supratno. Sementara itu, untuk jalan poros Pekaitan yang saat ini sedang berlangsung pembangunanya merupakan salah satu akses dari Kecamatan Bangko Pusako atau dari Kecamatan Kubu menuju Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko melalui Jembatan Pedamaran I dan II.
"Jalan ini adalah urat nadi masyarakat Pekaitan menuju beberapa daerah seperti Kecamatan Bangko Pusako, Kubu, Bangko dan juga Pasir Limau Kapas. Jadi kami selaku masyarakat sangat-sangat senang dan bahagia sekali di bangkunya jalan ini," kata salah satu tokoh pemuda Pekaitan, Hafis. Dampak dari dibangunnya jalan ini kedepan di yakini ekonomi masyarakat khususnya petani akan mampu terangkat.
Seperti petani sawit, palawija, padi serta lainya. Tak hanya itu saja, ekonomi masyarakat dibidang lainya juga diyakini akan mampu terangkat. "Makanya kami selaku tokoh pemuda maupun perwakilan tokoh masyarakat Pekaitan sangat-sangat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak bupati atas pembangunan jalan ini," sebut Hafis. (ADv/Kominfotik)
Ke 3 Kabupaten itu salah satunya adalah Rokan Hilir selanjutnya Siak dan Meranti. Keberhasilan tiga kabupaten yang mampu merealisasikan kegiatan fisik DAK ini tentu patut di apresiasi terkhususnya Kabupaten Rokan Hilir. Karena, tentu banyak proses yang harus dilalui oleh kepala daerah dan pihak terkait untuk bisa membuat Mentri Keuangan menyetujui hal itu. Kepala Dinas PUTR Rokan Hilir, Drs H Jon Syafrindo melalui Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, H Raja Yuliastri di Bagansiapiapi belum lama ini membenarkan hal itu.
"Di Profinsi Riau hanya 3 Kabupaten saja yang saat ini melaksanakan kegiatan fisik DAK. Pertama kita Rohil, kemudian Siak dan Meranti" kata Raja ketika ditemui di ruang kerjanya. Untuk Rokan Hilir jelas ya, ada 5 kegiatan fisik DAK yang dilaksanakan saat ini. Dari lima itu diantaranya Aukas jalan Parit Aman sampai Simpang 200 sepanjang 3 kilo meter yang sekarang sudah memasuki realisasi 35 persen. Dengan target sebelum puasa dituntaskan pengerjaanya.
"Khusus untuk pembangunan jalan Kepenghuluan Parit Aman kendati di targetkan tuntas sebelum sebelum puasa namun akan dilihat kondisi alam. Bila kondisi tidak mendukung, hujan misalnya pengerjaanya akan di hentikan sementara. Kenapa demikian, kita tentu tidak ingin memaksakan keadaan yang nantinya berimbas kepada kualitas jalan. Jika hujan tentu di hentikan dulu supaya kondisi jalan ini benar-benar bagus," jelas Priya Berkumis ini.
Bupati, H Suyatno Amp bersama Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, H Raja Yuliastri tengah berbincang dengan warga setempat saat melakukan peninjauan pembangunan jalan Parit Aman
Khusus untuk dua pembangunan yang anggaran cukup besar yakni jalan lintas di Kepenghuluan Parit Aman Kecamatan Bangko yang sekarang ini tengah berlangsung dengan nilai anggaran Rp10.956.427.390 yang bersumber dari DAK tahun anggaran 2020. Kemudian pembangunan Jalan Poros Pekaitan Kecamatan Pedamaran yang sudah dimulai pembangunam pada tahun 2020 senilai Rp16 miliar. Beberapa tokoh masyarakat memberikan apresiasi kepada Bupati Rokan Hilir, H Suyatno Amp.
Bupati, H Suyatno Amp bersama Plt Sekda Rohil, H Job Kurniawan di dampingi Plt Kepala Diskominfotik, H Hermanto dan Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, H Raja Yuliastri berbincang disela meninjau pembangunan jalan
Salah satunya Tokoh Muda Kampung Merah Putih Kepenghuluan Parit Aman, Wawan Safei. Dirinya mengucapkan ribuan terimakasih atas dilaksanakannya pembangunan jalan lintas tersebut sesuai dengan janji Bupati sebelumnya akan mengaspal jalan di Kepenghuluan Parit Aman tersebut. "Saya mewakili masyarakat Kampung Parit Aman mengucapkan ribuan terimakasih atas dilaksanakannya janji Bupati untuk pengaspalan jalan di daerah ini, sebab jalan ini sudah puluhan tahun tidak terperhatikan," kata Wawan.
Hal senada juga di sampaikan Penghulu Parit Aman, Supratno. Dimana dirinya selaku kepada wilayah di daerah ini menjelaskan bahwa masyarakat sudah sangat lama mendambakan pembangunan jalan tersebut. "Saya sangat berterima kasih kepada bapak bupati. Dengan di banggunya jalan ini terjawab lah sudah apa yang di harapkan masyarakat selama ini yang memang sangat-sangat berharap dibangun," kata Supratno. Sementara itu, untuk jalan poros Pekaitan yang saat ini sedang berlangsung pembangunanya merupakan salah satu akses dari Kecamatan Bangko Pusako atau dari Kecamatan Kubu menuju Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko melalui Jembatan Pedamaran I dan II.
"Jalan ini adalah urat nadi masyarakat Pekaitan menuju beberapa daerah seperti Kecamatan Bangko Pusako, Kubu, Bangko dan juga Pasir Limau Kapas. Jadi kami selaku masyarakat sangat-sangat senang dan bahagia sekali di bangkunya jalan ini," kata salah satu tokoh pemuda Pekaitan, Hafis. Dampak dari dibangunnya jalan ini kedepan di yakini ekonomi masyarakat khususnya petani akan mampu terangkat.
Seperti petani sawit, palawija, padi serta lainya. Tak hanya itu saja, ekonomi masyarakat dibidang lainya juga diyakini akan mampu terangkat. "Makanya kami selaku tokoh pemuda maupun perwakilan tokoh masyarakat Pekaitan sangat-sangat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak bupati atas pembangunan jalan ini," sebut Hafis. (ADv/Kominfotik)
Baca juga:
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Rokan Hilir |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta
Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?
Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal
Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji
Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera
Internasional

Selasa 20 Oktober 2026, 14:05 WIB
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Rabu 14 Oktober 2026, 20:02 WIB
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Rabu 14 Oktober 2026
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Kamis 08 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Makin Buruk, AQI 244 Tempatkan Kota Ini di Urutan Kedua
Selasa 06 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³