Berkat Komitmen Polda Riau Tangani Karhutla Walau di Tengah Wabah Covid-19; Langit Riau Tetap Biru
Jumat 01 Mei 2020, 14:12 WIB
Petugas berjibaku padamkan setiap titik api yang munculPEKANBARU - Ada yang berbeda dengan Riau tahun 2020 ini. Yakni langit biru yang tampak menyelimuti Provinsi Riau pada akhir Bulan April tahun ini.
Hal ini berbanding terbalik dengan beberapa tahun terakhir selama periode yang sama di Bulan Maret sampai dengan Juni lalu. Pada periode itu, asap tebal dan jerebu dari Karhutla menutupi serta membuat langit gelap adalah sebuah pemandangan tahunan yang selalu dialami Riau.
"Tingkat keberhasilan pemadaman Karhutla di atas 97% dari setiap titik api yang muncul setiap harinya tidak lepas dari peran dari deteksi dini Aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Jumat (1/5/2020).
Dengan menggunakan aplikasi unggulan dashboard lancang kuning dalam memantau titik api, sangat membantu petugas bertindak secara cepat dan tepat untuk segera memadamkan api dilapangan.
"Hotspot yang terpantau pada aplikasi akan segera diverifikasi petugas di lapangan dengan melakukan pengecekan yang diarahkan melalui koordinator di Posko. Jika setelah dilakukan pengecekan ditemukan titik api, perugas yang terdiri dari stakeholder terkait akan segera memadamkan api," jelas Sunarto.
Sesuai data selama tahun 2020 (Januari hingga Maret) tercatat sebanyak 425 titik api yang terverifikasi dalam dashboard lancang kuning, dimana luas lahan terbakar mencapai 2.338,83 hektar di beberapa wilayah kabupaten di Riau ini.
Sedangkan yang berhasil dipadamkan oleh petugas Kepolisian bersama TNI dan aparat lainnya termasuk masyarakat dan relawan adalah seluas 2.097,13 hektar.
Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Drs Rahmad Hidayat mengatakan memang kurun waktu 3 bulan (Januari sampai Maret) ini untuk angka titik api meningkat dari bulan ke bulan, dimana bulan Januari ada 129 titik api, bulan Februari 219 titik api dan bulan Maret 425 titik.
"Namun hal itu juga diikuti dengan tingkat keberhasilan dan upaya dalam pemadaman, angkanya juga terus meningkat hingga hampir keseluruhan berhasil kita padamkan. Kami hitung diatas 97 % bisa kita padamkan," tambahnya.
Sementara itu Dir Krimsus Polda Riau Kombes Pol Andri Sudarmaji menjelaskan dari sisi penegakan hukum kasus karhutla selama tahun 2020, Polda Riau dan jajaran telah menangani sebanyak 50 perkara baik Perorangan maupun korporasi. Dari jumlah kasus tersebut, tersangka sebanyak 57 orang.
"Sedangkan untuk proses dari 50 perkara yang ditangani, rinciannya adalah 9 kasus yang tahap penyidikan, kemudian 30 kasus sudah tahap I, 2 kasus sudah P21, dan yang sudah ditahap II sebanyak 9 kasus," urainya.
Sesuai prediksi dari BMKG bahwa di tahun 2020 akan terjadi kemarau yang lebih panjang. Di masa pandemi Covid-19 ini, tidak menyurutkan upaya Polda Riau dan Jajaran untuk terus menjaga agar bisa mengendalikan dan menangani kebakaran hutan dan lahan.
Di tengah kondisi penanganan pandemi Covid-19, Polda Riau tetap berkomitmen untuk mencapai hasil Provinsi Riau Bebas Asap dan Langit Biru Terlihat di Tahun 2020. (rilis)
Hal ini berbanding terbalik dengan beberapa tahun terakhir selama periode yang sama di Bulan Maret sampai dengan Juni lalu. Pada periode itu, asap tebal dan jerebu dari Karhutla menutupi serta membuat langit gelap adalah sebuah pemandangan tahunan yang selalu dialami Riau.
"Tingkat keberhasilan pemadaman Karhutla di atas 97% dari setiap titik api yang muncul setiap harinya tidak lepas dari peran dari deteksi dini Aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Jumat (1/5/2020).
Dengan menggunakan aplikasi unggulan dashboard lancang kuning dalam memantau titik api, sangat membantu petugas bertindak secara cepat dan tepat untuk segera memadamkan api dilapangan.
"Hotspot yang terpantau pada aplikasi akan segera diverifikasi petugas di lapangan dengan melakukan pengecekan yang diarahkan melalui koordinator di Posko. Jika setelah dilakukan pengecekan ditemukan titik api, perugas yang terdiri dari stakeholder terkait akan segera memadamkan api," jelas Sunarto.
Sesuai data selama tahun 2020 (Januari hingga Maret) tercatat sebanyak 425 titik api yang terverifikasi dalam dashboard lancang kuning, dimana luas lahan terbakar mencapai 2.338,83 hektar di beberapa wilayah kabupaten di Riau ini.
Sedangkan yang berhasil dipadamkan oleh petugas Kepolisian bersama TNI dan aparat lainnya termasuk masyarakat dan relawan adalah seluas 2.097,13 hektar.
Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Drs Rahmad Hidayat mengatakan memang kurun waktu 3 bulan (Januari sampai Maret) ini untuk angka titik api meningkat dari bulan ke bulan, dimana bulan Januari ada 129 titik api, bulan Februari 219 titik api dan bulan Maret 425 titik.
"Namun hal itu juga diikuti dengan tingkat keberhasilan dan upaya dalam pemadaman, angkanya juga terus meningkat hingga hampir keseluruhan berhasil kita padamkan. Kami hitung diatas 97 % bisa kita padamkan," tambahnya.
Sementara itu Dir Krimsus Polda Riau Kombes Pol Andri Sudarmaji menjelaskan dari sisi penegakan hukum kasus karhutla selama tahun 2020, Polda Riau dan jajaran telah menangani sebanyak 50 perkara baik Perorangan maupun korporasi. Dari jumlah kasus tersebut, tersangka sebanyak 57 orang.
"Sedangkan untuk proses dari 50 perkara yang ditangani, rinciannya adalah 9 kasus yang tahap penyidikan, kemudian 30 kasus sudah tahap I, 2 kasus sudah P21, dan yang sudah ditahap II sebanyak 9 kasus," urainya.
Sesuai prediksi dari BMKG bahwa di tahun 2020 akan terjadi kemarau yang lebih panjang. Di masa pandemi Covid-19 ini, tidak menyurutkan upaya Polda Riau dan Jajaran untuk terus menjaga agar bisa mengendalikan dan menangani kebakaran hutan dan lahan.
Di tengah kondisi penanganan pandemi Covid-19, Polda Riau tetap berkomitmen untuk mencapai hasil Provinsi Riau Bebas Asap dan Langit Biru Terlihat di Tahun 2020. (rilis)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Riau |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta
Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?
Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal
Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji
Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera
Internasional

Selasa 20 Oktober 2026, 14:05 WIB
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Rabu 14 Oktober 2026, 20:02 WIB
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Rabu 14 Oktober 2026
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Kamis 08 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Makin Buruk, AQI 244 Tempatkan Kota Ini di Urutan Kedua
Selasa 06 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³