Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
Jalur Padang-Bukittinggi Putus
Selasa 11 Desember 2018, 00:00 WIB
Jembatan yang menghubungkan Padang-Bukitinggi tepatnya di Kayu Tanam putus akibat hujan deras. Hal ini menyebabkan jalur tersebut tak dapat dilalui.

PADANG-Hujan deras yang mengguyur kawasan Padang Pariaman dan Padang Panjang pada Senin (10/12) sore membuat debit air yang mengalir di sungai-sungai mendadak tinggi. Sejumlah jembatan dihantam aliran air yang deras, bahkan dilaporkan roboh.

Kepala BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya, menyebutkan jembatan yang roboh berada di Kayu Tanam, di jalur utama Padang-Bukittinggi via Padang Panjang. Robohnya jembatan disebabkan luapan air Sungai Batang Ulakan. "Tutup, nggak bisa dilalui sama sekali. Terus ada 3-5 jembatan lagi, tapi itu jembatan jalur jalan kabupatennya," kata Budi, Senin (10/12) malam.

Selain jembatan putus, derasnya hujan sore tadi juga menyebabkan banjir bandang melanda kawasan di belakang Pasar Sicincin. Namun BPBD Padang Pariaman belum mendapat perkembangan terkini mengenai kondisi di lokasi. "Tim sedang berbagi masih menunggu laporan," ujar Budi.

Putusnya jalur di Kayu Tanam dan derasnya arus air yang meluncur turun di Air Terjun Lembah Anai membuat sebagian besar pengendara memilih memutar arah kendaraannya. Budi menyebutkan bahwa pihak kepolisian bahkan sudah menutup jalan di kawasan Sicincin.

Budi juga meminta pengendara ekstra hati-hati bila ingin melintasi jalur alternatif Malalak. Alasannya, kawasan Malalak dikenal rawan longsor dengan topografi berbukit curam. Dengan curah hujan tinggi, Budi menyebut kawasan tersebut tidak sepenuhnya aman dilalui.

"Kami sudah koordinasi dengan PU Provinsi dengan Balai Jalan. Insya Allah besok penanganan," kata Budi.(kt5)




Editor : Tim
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top