Hentikan Virus Corona, Tokoin Indonesia Donasi Alat Rapid Test Kit Covid-19
Selasa 07 April 2020, 16:47 WIB
SitusNews,Jakarta-Peduli terhadap mewabahnya virus corona covid-19 di Indonesia yang terus meningkat, terhitung hingga Selasa (7/4/2020) sejumlah 2.491 positif terpapar covid-19. Sembuh 192 dan meninggal 209 orang. Tokoin mendonasikan 1000 alat rapid test kit Covid-19 pada Ikatan Dokter Indonesia.
Tokoin Indonesia melalui gerakan Tokoin Care #Tokoin Peduli akan bekerjasama dengan Prevent, perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan Rapid Test diagnostik terpercaya di Indonesia, dan mengajak para milenial Indonesia, ikut berpartisipasi dalam gerakan #Milenial Melawan Corona secara nasional,
"Kami generasi milenial, terpanggil untuk turut berpartisipasi atas himbauan bapak Presiden Joko Widodo pada hari Selasa, 24 Maret 2020, bahwa Presiden memprioritaskan pengujian Rapid Test kepada tenaga medis dan ODP. Kami mengajak para milenial Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan #Milenial Melawan Corona secara nasional, dan di fase pertama ini, kami membantu bangsa dengan mendonasikan 1000 Alat Rapid Test kepada para dokter dan tenaga medis melalui organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memerangi kasus virus corona Covid-19 di Indonesia," ucap Reiner Rahardja, CEO Tokoin lewat siaran persnya kemarin.
Selain itu, Urai Reiner Rahardja, garda terdepan melawan virus corona Covid-19 bukanlah tenaga medis. Namun, setiap individu yang merasa sehat, selayaknya mengikuti anjuran pemerintah, diam di rumah.
"Tugas peperangan kita adalah tetap dirumah dan jangan keluyuran atau berkumpul karena kita bisa saja mengidap virus corona Covid-19, namun tubuh kita kuat, sehingga kita disebut sebagai carrier atau pembawa virus lalu menularkan yang lemah di rumah kita. Sedangkan tim medis adalah garda pertahanan terakhir yang mencegah agar tidak lebih banyak nyawa melayang, itulah kenapa kita harus mensupport garda terakhir agar tidak ikut tumbangâ€, kilah Reiner Rahardja selaku CEO dari Tokoin menegaskan model memutus mata rantai covid-19.
Kekuatiran terhadap covid-19, tidak saja Indonesia, bahkan dunia, terbukti dengan lockdown dilakukan sejumlah negara, dari sektor ekonomi, jelasnya memberikan dampak tidak kondusif bagi perekonomian lokal maupun secara global.
Bagi Reiner Rahardja, CEO dari Tokoin, menegaskan, Tokoin tetap mengedepankan revolusi industri 4.0 yang tidak terelakkan. KOndisi saat ini, industri yang sangat diuntungkan dari perkembangan blockchain, merupakan salah satu dari revolusi industri 4.0 adalah industri kesehatan dan rumahsakit.
"Karena itulah, Tokoin tidak tinggal diam saat industri kesehatan sedang dilanda musibah besar," tukasnya.
Urainya lebih lanjut, ke depan, donasi yang masuk akan dikontribusikan membantu mencukupi kebutuhan alat alat medis lainnya. Mengingat, alat-alat kebutuhan medis juga mengalami kelangkaan dan kebutuhan akan alat-alat tersebut meningkat secara signifikan. Momen hari ini, juga menjadi kick-off dari gerakan donasi masal yang kami lakukan secara besar melalui sistem blockchain, sehingga fase donasi berikutnya akan lebih banyak individu maupun perusahaan yang bisa ikut terlibat dalam mensupport garda medis kita. Dengan begitu. Mari kita bersatu melawan virus corona Covid-19, untuk Indonesia kuat.â€, tutup Reiner Rahardja di kantor IDI.
Tokoin Indonesia melalui gerakan Tokoin Care #Tokoin Peduli akan bekerjasama dengan Prevent, perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan Rapid Test diagnostik terpercaya di Indonesia, dan mengajak para milenial Indonesia, ikut berpartisipasi dalam gerakan #Milenial Melawan Corona secara nasional,
"Kami generasi milenial, terpanggil untuk turut berpartisipasi atas himbauan bapak Presiden Joko Widodo pada hari Selasa, 24 Maret 2020, bahwa Presiden memprioritaskan pengujian Rapid Test kepada tenaga medis dan ODP. Kami mengajak para milenial Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan #Milenial Melawan Corona secara nasional, dan di fase pertama ini, kami membantu bangsa dengan mendonasikan 1000 Alat Rapid Test kepada para dokter dan tenaga medis melalui organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memerangi kasus virus corona Covid-19 di Indonesia," ucap Reiner Rahardja, CEO Tokoin lewat siaran persnya kemarin.
Selain itu, Urai Reiner Rahardja, garda terdepan melawan virus corona Covid-19 bukanlah tenaga medis. Namun, setiap individu yang merasa sehat, selayaknya mengikuti anjuran pemerintah, diam di rumah.
"Tugas peperangan kita adalah tetap dirumah dan jangan keluyuran atau berkumpul karena kita bisa saja mengidap virus corona Covid-19, namun tubuh kita kuat, sehingga kita disebut sebagai carrier atau pembawa virus lalu menularkan yang lemah di rumah kita. Sedangkan tim medis adalah garda pertahanan terakhir yang mencegah agar tidak lebih banyak nyawa melayang, itulah kenapa kita harus mensupport garda terakhir agar tidak ikut tumbangâ€, kilah Reiner Rahardja selaku CEO dari Tokoin menegaskan model memutus mata rantai covid-19.
Kekuatiran terhadap covid-19, tidak saja Indonesia, bahkan dunia, terbukti dengan lockdown dilakukan sejumlah negara, dari sektor ekonomi, jelasnya memberikan dampak tidak kondusif bagi perekonomian lokal maupun secara global.
Bagi Reiner Rahardja, CEO dari Tokoin, menegaskan, Tokoin tetap mengedepankan revolusi industri 4.0 yang tidak terelakkan. KOndisi saat ini, industri yang sangat diuntungkan dari perkembangan blockchain, merupakan salah satu dari revolusi industri 4.0 adalah industri kesehatan dan rumahsakit.
"Karena itulah, Tokoin tidak tinggal diam saat industri kesehatan sedang dilanda musibah besar," tukasnya.
Urainya lebih lanjut, ke depan, donasi yang masuk akan dikontribusikan membantu mencukupi kebutuhan alat alat medis lainnya. Mengingat, alat-alat kebutuhan medis juga mengalami kelangkaan dan kebutuhan akan alat-alat tersebut meningkat secara signifikan. Momen hari ini, juga menjadi kick-off dari gerakan donasi masal yang kami lakukan secara besar melalui sistem blockchain, sehingga fase donasi berikutnya akan lebih banyak individu maupun perusahaan yang bisa ikut terlibat dalam mensupport garda medis kita. Dengan begitu. Mari kita bersatu melawan virus corona Covid-19, untuk Indonesia kuat.â€, tutup Reiner Rahardja di kantor IDI.
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta
Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?
Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal
Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji
Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera
Internasional

Selasa 20 Oktober 2026, 14:05 WIB
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Rabu 14 Oktober 2026, 20:02 WIB
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Rabu 14 Oktober 2026
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Kamis 08 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Makin Buruk, AQI 244 Tempatkan Kota Ini di Urutan Kedua
Selasa 06 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³