Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Kucoin dan Tokoin Adakan Sinergy Dorong Perkembangan Blockchain
Minggu 08 Desember 2019, 12:14 WIB

Jakarta,situsnews.com-Berhasil melakukan penjualan token melalui program Spotlight milik platform bursa kripto KuCoin, Tokoin  dipercaya KuCoin untuk ikut membangun komunitas KuCoin di Indonesia, dalam upaya untuk menciptakan adopsi blockchain secara masif dan menerapkan industrialisasi 4.0 di Indonesia.

 Dalam kesempatan itu juga, diselenggarakan acara KuCoin Mega Meetup perdana di Indonesia dengan tema 'How Exchange Contributes to Blockchain and Crypto', yang diadakan, Sabtu, 7 Desember 2019 di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Selatan.

KuCoin yang didirikan sejak tahun 2017, telah menjadi salah satu platform bursa kripto yang paling populer di dunia. Hingga saat ini, KuCoin sedikitnya memiliki 5 juta pengguna aktif dari 100 negara. Terkenal dengan sebutan 'People’s Exchange' atau dalam Bahasa Indonesia memiliki arti sebagai 'Platform bursanya Khalayak Umum', KuCoin adalah platform bursa kripto pertama yang memiliki servis lebih dari 10 bahasa yang berbeda, dan membantu para traders untuk bertransaksi di KuCoin, serta telah memiliki komunitas global di lebih dari 14 negara di dunia.Komunitas Indonesia adalah salah satunya.

Cryptocurrency tidak bedanya dengan saham. Beberapa Cryptocurrency memiliki konsep berbeda begitu juga dengan KuCoin. Nilai dasar Cryptocurrency berdasarkan kekuatan buy dan sell.  Di Indonesia, cryptocurrency masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang.

Kehadiran  mata uang kripto (digital) lokal oleh Token TOKO pada  23 Agustus 2019, yang dikembangkan perusahaan blockchain, yaitu Tokoin, yang mengadakan penjualan token pertamanya di platform KuCoin lewat program Spotlight di KuCoin, TOKO berhasil mencapai 7 kali rata-rata ROI (return of investment), 9 kali ATH (all time high), dan volume harian tertinggi lebih dari 26 juta USD.

Selain performa Token TOKO yang cukup mengagumkan, Tokoin juga memiliki komunitas yang sangat kuat. Tidak hanya terdiri atas peminat dan pemain kripto, namun juga merangkul mereka yang berpegang erat pada nosi ekonomi inklusif, yang sejalan dengan visi Tokoin.

Tujuan awal terbentuknya Tokoin adalah mengakselerasi pertumbuhan UMKM melalui implementasi blockchain yang nyata dan dapat dipakai sebagai solusi sehari-hari dalam menjalankan bisnis.

Melalui Tokoin, para pelaku bisnis dapat membuat pembukuan digital, serta membangun profil bisnis digital di sistem berbasis blockchain. Hasilnya dapat dijadikan sebagai tolak ukur kredibilitas dan kinerja bisnisnya bagi semua pihak yang memerlukan, di antara lembaga keuangan, perusahaan pemasok produk dan penyedia layanan terkait lainnya.

Sebagai pionir dalam bidang ini, Tokoin bersama dengan komunitasnya beraspirasi untuk melihat ekonomi negara Indonesia maju melalui implementasi teknologi blockchain di banyak aspek berbeda.

Melihat seberapa erat hubungan yang dijalin oleh Tokoin dengan komunitasnya di Indonesia, KuCoin mempercayakan Tokoin untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan KuCoin Meetup perdana di Indonesia.

"Sebagaimana Tokoin telah diperkenalkan kepada 5 juta pengguna dari 100 negara dan daerah lewat KuCoin Spotlight, sekarang KuCoin akan diperkenalkan di Indonesia lewat komunitas Tokoin yang sangat kuat," ujar Michael Gan, CEO dari KuCoin.

Lanjutnya lagi, Tokoin berupaya akan berjalan bersama KuCoin memasuki pasar di Indonesia.

“Kami mengerti seberapa pentingnya peran bursa kripto terhadap kesuksesan industri blockchain, jadi kami tidak akan membiarkan mitra strategis terbaik kami seperti KuCoin berjalan sendiri dalam memasuki pasar baru, terutama Indonesia,” jelas Reiner Rahardja, CEO Tokoin, tentang relevansi meetup ini terhadap perkembangan blockchain di Indonesia.

"Tokoin memiliki daya serap terbesar di dunia kripto dan blockchain di Indonesia, membantu KuCoin agar sukses di Indonesia berarti membantu semua warga Indonesia untuk berhasil dalam industri blockchain. Maka, untuk turut menyelenggarakan acara ini adalah sebuah kehormatan bagi kami, karena sesuai dengan rencana kami untuk memenuhi rencana progress revolusi Industri 4.0 di Indonesia," lanjutnya.

Melalui acara KuCoin Mega Meetup Jakarta ini, KuCoin bersama dengan Tokoin ingin mendorong blockchain dan membawa masa depan langsung ke tangan rakyat Indonesia.




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top