Polisi Sebut Bocah di Jakarta Temukan 2.000 KTP Elektronik
Sabtu 08 Desember 2018, 20:23 WIB
Bocah di Jakarta temukan 2000 lembar KTP elektronik yang tercecerJAKARTA-Sebanyak 2.000 KTP elektronik (KTP-el) ditemukan tercecer di Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12/2018). KTP disimpan di dalam karung dan ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain.
"Ada 2.000 lebih," kata Kapolsek Duren Sawit, Parlindungan Sutasuhut, seperti dilansir republika, Sabtu (8/12/2018).
Ia mengatakan, KTP elektronik itu ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain di lokasi sekitar jam setengah dua siang.
Saat diperiksa oleh warga setempat, KTP tersebut ditemukan dalam kondisi tidak terpotong-potong dan terisi dengan data pribadi warga. Meski demikian, sebagian KTP ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak terbaca tulisannya.
Petugas melaporkan, KTP yang ditemukan juga sudah habis masa berlaku yang tertera di badan kartu. Dari amatan sementara polisi, KTP tersebut merupakan KTP asli.
Karung yang digunakan untuk membungkus KTP, kata Parlindungan, polos tanpa tulisan atau ciri-ciri identitas instansi tertentu.
Ia menyatakan, temuan KTP tercecer ini akan diperiksa Polres Metro Jakarta Timur untuk diperiksa lebih lanjut guna mengetahui ada atau tidaknya unsur kesengajaan.
"Sudah dilimpahkan ke Polres, diperiksa dulu ini ada indikasi apa ada unsur kesengajaan. Ini kan lagi tahun politik jadi risiko," ucapnya.
Sebelumnya Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) tercecer juga ditemukan di Jalan Raya Salabenda, Semplak, Kabupaten Bogor. KTP-el yang tercecer ditemukan dalam satu dus dan seperempat karung.(kt5)
"Ada 2.000 lebih," kata Kapolsek Duren Sawit, Parlindungan Sutasuhut, seperti dilansir republika, Sabtu (8/12/2018).
Ia mengatakan, KTP elektronik itu ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain di lokasi sekitar jam setengah dua siang.
Saat diperiksa oleh warga setempat, KTP tersebut ditemukan dalam kondisi tidak terpotong-potong dan terisi dengan data pribadi warga. Meski demikian, sebagian KTP ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak terbaca tulisannya.
Petugas melaporkan, KTP yang ditemukan juga sudah habis masa berlaku yang tertera di badan kartu. Dari amatan sementara polisi, KTP tersebut merupakan KTP asli.
Karung yang digunakan untuk membungkus KTP, kata Parlindungan, polos tanpa tulisan atau ciri-ciri identitas instansi tertentu.
Ia menyatakan, temuan KTP tercecer ini akan diperiksa Polres Metro Jakarta Timur untuk diperiksa lebih lanjut guna mengetahui ada atau tidaknya unsur kesengajaan.
"Sudah dilimpahkan ke Polres, diperiksa dulu ini ada indikasi apa ada unsur kesengajaan. Ini kan lagi tahun politik jadi risiko," ucapnya.
Sebelumnya Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) tercecer juga ditemukan di Jalan Raya Salabenda, Semplak, Kabupaten Bogor. KTP-el yang tercecer ditemukan dalam satu dus dan seperempat karung.(kt5)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta
Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?
Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal
Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji
Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera
Internasional

Selasa 20 Oktober 2026, 14:05 WIB
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Rabu 14 Oktober 2026, 20:02 WIB
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Rabu 14 Oktober 2026
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Kamis 08 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Makin Buruk, AQI 244 Tempatkan Kota Ini di Urutan Kedua
Selasa 06 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³