Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Peduli Kabut Asap, PP Sidomulyo Timur Bagikan Masker
Selasa 17 September 2019, 06:46 WIB
Salah satu anggota PP Sidomulyo Timur membagikan masker kepada pengendara sepeda motor. Bersama puluhan anggota lainnya, organisasi kepemudaan itu membagikan masker di flyover Pasar pagi Arengka.

PEKANBARU-Kabut asap yang melanda Provinsi Riau sejak dua minggu terakhir mendapat perhatian Pemuda Pancasila (PP) Ranting Sidomulyo Timur.Sebagai wujud kepedulian dampak kabut asap organisasi kepemudaan itu membagikan ratusan masker kepada masyarakat.

Puluhan anggota PP Sidomulyo Timur, Minggu (15/9/2019) turun kejalan. Berlokasi di bawah flyover Pasar Pagi Arengka mereka membagikan masker kepada pengguna jalan.

Aksi anggota PP Sidomulyo Timur ini tampak mendapat sambutan dari masyarakat penggunan jalan, mereka dengan antusias menerima pembagian masker dari anggota PP Sidomulyo Timur.

Ketua PP Sidomulyo Timur, Ketua PP Ranting Sidomulyo Timur, Afriki didampingi Sekretaris, Ivan Suhendri dan sejumlah pengurus lainnya mengungkapkan, pembagian masker kepada penggunan jalan sebagai bentuk kepedulian PP Sidmulyo Timur terhadap kesehatan masyarakat.

"Kondisi udara Pekanbaru saat ini sudah masuk kategori berbahaya. Jika keluar rumah, kita disarankan memakai masker, karena masih banyak yang belum memakai pelindung pernafasan itu, maka kami tergerak membagikan masker kepada yang belum memakai,' ujar Riki.

Lebih jauh Riki mengatakan sangat mengutuk karhutla yang terus terjadi sepanjang tahun. Riki berharap agar pelaku Karhutla segera bertaubat dan tidak membakar hutan lagi.

"Terus terang kita sangat terganggu dengan kabut asap ini. Kita berharap pelaku pembakar hutan dan lahan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kita ingin langit kembali biru dan warga nyaman beraktivitas," katanya.(kt4)





Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top