Senin, 2 November 2026

Breaking News

  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
  • PT SSS Diduga Langgar Prosedur Proyek Pertamina Dumai, Dari BBM, Material hingga Tenaga Kerja   ●   
  • Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM   ●   
Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat
Senin 02 November 2026, 15:26 WIB

PEKANBARU - Upaya memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat terus dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau. Salah satunya melalui silaturahmi dengan sejumlah paguyuban masyarakat asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang berada di Riau.

Pertemuan berlangsung di Gedung Serbaguna Sakti Alam Kerinci, Jalan Merak, Pekanbaru, yang merupakan sekretariat Himpunan Kerukunan Kerinci Nasional (HKKN), Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bakesbangpol Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., bersama jajaran. Turut hadir Sekretaris FPK Riau Jailani, Bendahara FPK Riau Syarial, MAP, sejumlah wakil ketua, serta pengurus FPK Provinsi Riau.

Dari pihak paguyuban, hadir Ketua HKKN AKBP (Purn) Sukman, Penasehat Paguyuban Sumbagsel Irjen Pol (Purn) Hermansyah, SH., MH., Ketua Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Dr. Edy Asnawi, perwakilan Ikatan Keluarga Sumatera Selatan (IKSS), serta Ketua Ikatan Keluarga Masyarakat Bengkulu (IKMB) Sudirman.

Hadir pula Ketua Persatuan Masyarakat Lampung Riau (Permas Lampri) Sunaryo, pengurus Ikatan Keluarga Bangka Belitung (IKa Babel), Ketua Pemuda Sriwijaya Riau (PSR) Misrawansyah, SP., pengurus Ikaminsel, dan sejumlah tokoh paguyuban lainnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat hubungan antarpaguyuban, diskusi juga menyoroti pentingnya pembauran kebangsaan sebagai upaya menjaga persatuan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang suku, bahasa, dan budaya berbeda.

Ketua HKKN, AKBP (Purn) Sukman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala Bakesbangpol dan jajaran FPK Riau. Menurutnya, pertemuan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan paguyuban masyarakat yang menjadi bagian dari kehidupan sosial di Provinsi Riau.

Ia menjelaskan, masyarakat Sumbagsel yang berada di Riau berasal dari sejumlah provinsi, yakni Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Kesamaan bahasa dan budaya menjadi salah satu faktor yang mempererat hubungan kekeluargaan di antara mereka.

"Sumbagsel itu mencakup Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Kami dipersatukan oleh bahasa yang hampir sama," ungkapnya.

Penasehat Paguyuban Sumbagsel, Irjen Pol (Purn) Hermansyah, mengatakan silaturahmi antar-paguyuban asal Sumatera Bagian Selatan selama ini telah rutin dilaksanakan.

Ia menilai paguyuban tidak sekadar menjadi wadah berkumpul masyarakat berdasarkan asal daerah, tetapi juga memiliki peran dalam memperkuat nilai kebangsaan dan menjaga persatuan.

"Paguyuban ini menjadi pemersatu nilai-nilai kebangsaan. Kita yang terdiri dari 17 ribu pulau, multietnis, dan multibahasa akan disatukan oleh NKRI melalui paguyuban," katanya.

Sementara itu, Sekretaris FPK Riau, Jailani, menjelaskan kunjungan ke berbagai paguyuban merupakan salah satu program Bakesbangpol dan FPK untuk memperluas komunikasi sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat dari beragam latar belakang.

Saat ini, sekitar 83 paguyuban telah bergabung dalam FPK Provinsi Riau. Keberadaan organisasi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk saling mengenal, memahami, dan menghargai perbedaan.

"Melalui silaturahmi ini, kita ingin lebih dekat dengan paguyuban-paguyuban. Saat ini sekitar 83 paguyuban bergabung di FPK Riau. Kita berharap seluruh paguyuban dapat terus saling memahami dan bersatu di tengah keberagaman," ujarnya.

Kepala Bakesbangpol Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., dalam kesempatan itu menegaskan bahwa keberagaman merupakan salah satu kekayaan bangsa Indonesia yang harus terus dirawat.

Menurutnya, perbedaan budaya, etnis, dan bahasa merupakan anugerah. Namun, keberagaman tersebut perlu dikelola melalui komunikasi, toleransi, serta semangat kebersamaan agar tidak berkembang menjadi sumber perpecahan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

"Walaupun berbeda-beda, kita tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegas Boby.

Melalui kegiatan tersebut, Bakesbangpol dan FPK Riau berharap hubungan antarpaguyuban semakin erat dan komunikasi dengan pemerintah daerah terus terjalin.

Pembauran kebangsaan, menurut mereka, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, keberagaman masyarakat di Riau diharapkan terus menjadi modal sosial untuk menjaga keharmonisan, memperkuat persatuan, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top