Sabtu, 10 Oktober 2026

Breaking News

  • Perdana, 41 Perangkat Daerah Tampilkan Wajah Pelayanan di Pawai HUT ke-27 Siak   ●   
  • Karnaval Antar Perangkat Daerah, Dinas Kominfo Siak Bawa Pesan Keamanan Digital Lewat Teatrika   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Sunat dan Nikah Massal Sambut Hari Jadi ke-27   ●   
  • Sanksi Dicabut, Rusia Pasok 2,25 Juta Barel Minyak ke AS   ●   
  • Bung Hatta Jadi Kebanggaan Bangsa, Salinan Ijazahnya Dipajang di Universitas Erasmus Rotterdam   ●   
Sanksi Dicabut, Rusia Pasok 2,25 Juta Barel Minyak ke AS
Sabtu 10 Oktober 2026, 18:57 WIB
Presiden AS Donal Trump dan Presiden Ruzia, Vladimir Putin mencapai kesepakatan untuk mencabut sangksi terhadap perusaan minyak Rusia, sehingga Rusia bisa memasok sekitar 2,25 juta barel minyak ke AS.

JAKARTA-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Rusia sepakat memasok solar ke pasar global untuk membantu menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).

AS juga mencabut sementara sanksi terhadap bahan bakar Rusia yang sebelumnya diberlakukan imbas perang dengan Ukraina.

Harga solar yang digunakan untuk kegiatan pertanian, pemanas rumah, dan transportasi truk yang saat ini mendekati rekor tertinggi. Kondisi tersebut menjadi risiko bagi Partai Republik menjelang pemilihan Kongres pada 3 November mendatang.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (10/10/2026), harga solar turun setelah pengumuman tersebut. Namun, para analis menilai kesepakatan itu mungkin belum cukup untuk menjaga harga tetap rendah.

Trump mengklaim telah melakukan pembicaraan yang sangat sukses dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pembicaraan tersebut, Rusia sepakat segera memasok lebih dari 300.000 metrik ton solar ke pasar AS dan global, setara dengan sekitar 2,25 juta barel bahan bakar.

Sebagai perbandingan, AS mengekspor sekitar 1,5 juta barel solar per hari. Setelah pembicaraan tersebut, utusan Putin, Kirill Dmitriev, memuji kerja sama antara Rusia dan AS melalui unggahan di platform X.

Menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, Dmitriev sebelumnya meminta pejabat AS memberikan izin ekspor solar ke pasar Amerika bagi seluruh perusahaan minyak besar Rusia. Permintaan itu disampaikan saat kunjungannya ke Washington bulan lalu.

Pada Oktober 2025, AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak Rusia terkait perang Moskow di Ukraina yang dimulai pada 2022. Ekspor solar tersebut berpotensi memberikan pendapatan miliaran dolar kepada Rusia yang dapat digunakan Putin untuk melanjutkan perang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengkritik kesepakatan tersebut sebagai keputusan lemah dari negara-negara mitra yang kuat. Kesepakatan itu diumumkan ketika delegasi Ukraina sedang berada di AS untuk membahas upaya penyelesaian perang.

"Hadiah untuk Putin tidak akan membawa perdamaian atau manfaat apa pun bagi dunia yang beradab. Rusia akan 'membalas' solar tersebut dengan lebih banyak teror dan pengkhianatan," kata Zelenskiy melalui X.

Sementara itu, Departemen Keuangan AS telah menerbitkan izin yang memungkinkan impor solar Rusia hingga 7 April. Trump mengatakan Rusia akan memasok tambahan 500.000 ton solar pada November dan 1 juta ton berikutnya segera setelah itu.

Menurut Trump, pasokan tambahan masih memungkinkan setelah pengiriman tersebut, bergantung pada kondisi kilang solar Rusia yang mengalami kerusakan akibat serangan Ukraina**

 




Editor : jr
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Selasa 06 Oktober 2026
BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa 06 Oktober 2026
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Media Sosial Bergemuruh: King Indo Jadi King ASEAN

Jumat 02 Oktober 2026
Pawang Perkasa Bukan Sekadar Berkemah, Pramuka Bengkalis Didorong Berbakti dan Berkarya

Kamis 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Subsidi Upah Rp300 Ribu per Bulan untuk 13,3 Juta Pekerja

Rabu 30 September 2026
Kasmarni: Perang Melawan Karhutla Dimulai Sebelum Api Menyala

Selasa 29 September 2026
Emas Antam Kembali Turun, Simak Harga 0,5 Gram hingga 1 Kilogram

Minggu 27 September 2026
Milad ke-3 PPSKS, Kasmarni Ajak Perkuat Persaudaraan dan Bangun Bengkalis Bersama

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top