Senin, 5 Oktober 2026

Breaking News

  • Rumah Disebut Aset, Tapi Bisa Jadi Beban Jika Kondisinya Seperti Ini   ●   
  • Pengadilan Tingkat Banding Perberat Vonis Abdul Wahid Jadi 4 Tahun   ●   
  • Sidak Lokasi Dugaan Penimbunan BBM, Edy Natar Dorong Pembentukan Satgas   ●   
  • HUT TNI ke-81, Kapolsek Binawidya Beri Kejutan ke Markas Baterai A   ●   
  • Israel Bunuh Perempuan Pelayan Gereja di Gaza   ●   
Israel Bunuh Perempuan Pelayan Gereja di Gaza
Senin 05 Oktober 2026, 11:54 WIB
Israel menyerang apartemen di Gaza menwaskan lima orang termasuk salah seorang perempuan kristen pelayan Gereja di Gaza.

GAZA – Lima warga Palestina, termasuk empat perempuan, terbunuh dan sejumlah lainnya terluka ketika pasukan Israel membom sebuah gedung apartemen hunian di kawasan Al-Rimal, sebelah barat Kota Gaza, pada Sabtu dini hari. Dua di antara korban adalah warga Kristen Gaza.

Quds News Network melaporkan bahwa serangan tersebut menyasar lantai dasar gedung Al-Asala 1 di dekat bundaran Haidar Abdel Shafi. Para korban diidentifikasi sebagai Maysa Khader Abu Daoud, putrinya Mary Hafez Abu Daoud. Keduanya merupakan bagian dari komunitas Kristiani Gaza.

Selain mereka, seorang akademisi bernama Yasmin Khamis al-Boubou, ibunya Halloum al-Boubou, serta seorang pemuda bernama Bilal Awda juga syahid. 

Kantor berita Anadolu melaporkan bahwa Rumah Sakit Al-Shifa mengonfirmasi kematian empat perempuan dan seorang pemuda tersebut. Sumber-sumber setempat dan saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa pesawat tempur Israel menembakkan setidaknya dua rudal ke arah apartemen itu, menghancurkannya serta menyebabkan kerusakan parah pada rumah-rumah di sekitarnya. Pengeboman tersebut juga memicu kebakaran.

Putra Mary yang berusia 14 tahun, Fouad al-Najjar, mengatakan bahwa bangunan tersebut dihantam sekitar pukul 01.30 dini hari. "Nenek dan ibu saya meninggal dunia. Semoga Tuhan mengasihi mereka," ujarnya kepada Anadolu. 

Fouad menyerukan diakhirinya perang Israel dan menggambarkan penderitaan serta kehilangan berulang yang dialami oleh keluarga dan komunitasnya. "Kami sudah sangat lelah dengan perang ini dan telah menanggung begitu banyak penderitaan," katanya. 

"Selama hampir tiga tahun, kami terus menjalani kehancuran, duka, dan perang yang sama." 

Serangan itu terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung, sementara pasukan Israel terus melancarkan serangan, penembakan, dan operasi penghancuran di seluruh wilayah Gaza. 

 Keluarga Pengungsi Maysa, yang dikenal sebagai 'Umm Michel', dan Mary, yang dikenal sebagai 'Umm Fouad', adalah anggota komunitas Kristen Palestina di Kota Gaza. Menurut Komite Tinggi Kepresidenan untuk Urusan Gereja Palestina, mereka mendedikasikan waktu mereka untuk membantu jemaat gereja dan warga Palestina pengungsi yang berlindung di Gereja Keluarga Kudus  

Ketua komite tersebut, Ramzi Khoury, menyebut kematian mereka sebagai "kehilangan yang menyakitkan" bagi keluarga, gereja, dan jemaatnya, demikian dilaporkan Anadolu. 

Gereja Ortodoks Yunani di Gaza turut berduka atas meninggalnya kedua wanita tersebut. Upacara pemakaman mereka dilangsungkan pada hari Sabtu di Gereja Saint Porphyrius di kawasan Kota Tua Gaza, dihadiri oleh kerabat, anggota komunitas Kristen, dan warga Palestina lainnya**

 




Editor : jr
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 02 Oktober 2026
Pawang Perkasa Bukan Sekadar Berkemah, Pramuka Bengkalis Didorong Berbakti dan Berkarya

Kamis 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Subsidi Upah Rp300 Ribu per Bulan untuk 13,3 Juta Pekerja

Rabu 30 September 2026
Kasmarni: Perang Melawan Karhutla Dimulai Sebelum Api Menyala

Selasa 29 September 2026
Emas Antam Kembali Turun, Simak Harga 0,5 Gram hingga 1 Kilogram

Minggu 27 September 2026
Milad ke-3 PPSKS, Kasmarni Ajak Perkuat Persaudaraan dan Bangun Bengkalis Bersama

Selasa 22 September 2026
Gaji Bukan Segalanya, 12 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Wujudkan Financial Freedom

Jumat 18 September 2026
Jangan Jadikan Takdir Alasan Bermalas-malasan, Takdir Bukan Alasan Berhenti Berusaha

Kamis 17 September 2026
2027 Punya 18 Hari Libur Nasional, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa 15 September 2026
TNI AL Sambangi Pesisir Bantan, Narkoba dan Abrasi Jadi Sorotan

Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top