Jumat, 2 Oktober 2026

Breaking News

  • Deteksi Dini Gejolak Harga, Polsek Senapelan Blusukan Pantau Sembako   ●   
  • Pelatihan Vokasi Gratis di Riau Dibuka, Pendaftaran Batch 6 Berlangsung hingga 14 Oktober   ●   
  • Protes Pelajar Berujung Kericuhan, Sekitar 400 Sekolah di Prancis Dilaporkan Tutup   ●   
  • Ganda Putri Padel Indonesia Tembus Final Asian Games 2026, Siap Berebut Medali Emas   ●   
  • Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Pimpin Dewan dan Rocky Gerung Masuk Daftar   ●   
Sering Pusing dan Lemas Saat Diet? Ahli Jelaskan Kaitannya dengan Karbohidrat
Jumat 02 Oktober 2026, 06:24 WIB

JAKARTA - Defisit kalori kerap digunakan sebagai salah satu pendekatan untuk menurunkan berat badan. Namun, penerapan pola makan yang terlalu ketat dapat menimbulkan sejumlah keluhan, termasuk tubuh terasa lemas dan pusing.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengatakan kondisi tersebut dapat terjadi ketika seseorang keliru menerapkan defisit kalori. Salah satunya dengan mengurangi asupan karbohidrat secara berlebihan.

“Biasanya orang itu judulnya bilang defisit kalori, tapi ternyata yang dia pangkas itu justru kebanyakan karbohidrat. Sementara kita masih butuh karbo, jangan dimusuhin juga,” ujar dr Yaze dalam siaran langsung TikTok detikHealth, Kamis (24/9/2026).

Menurut dr Yaze, nasi dan sumber karbohidrat lainnya tidak harus dihilangkan sepenuhnya dari pola makan sehari-hari. Karbohidrat merupakan salah satu makronutrien yang dibutuhkan tubuh, bersama protein dan lemak.

Ketika konsumsi karbohidrat dikurangi secara berlebihan, terlebih jika dilakukan bersamaan dengan pola makan yang sangat rendah kalori, tubuh dapat kekurangan sumber energi yang biasa digunakan. Kondisi itu dapat memicu keluhan seperti lemas dan pusing.

“Jadi kalau misalnya kamu pangkas atau defisit kalori, yang dimakan misalnya cuma sayur sama protein,” kata dr Yaze.

“Karbonya dikit banget atau bahkan sama sekali enggak makan karbo, dia pasti akan lemes, pusing. Karena sebenarnya otak kita itu yang dia pakai adalah karbohidrat,” paparnya.

Mengapa Otak Membutuhkan Karbohidrat?

Dr Yaze kemudian menjelaskan mekanisme biologis yang menurutnya berkaitan dengan munculnya rasa pusing ketika seseorang menjalani pola makan tanpa karbohidrat atau zero-carb.

Ia menjelaskan, karbohidrat dapat diolah tubuh menjadi glukosa yang digunakan sebagai sumber energi. Sementara protein dan lemak membutuhkan proses metabolisme yang berbeda sebelum dapat digunakan sebagai sumber energi.

“Jadi kalau misalnya benar-benar nol karbo, pasti pusing, lemes, bahkan bisa pingsan. Karena butuh proses untuk memecah protein dan lemak menjadi glukosa,” terang dr Yaze.

“Sementara kalau karbohidrat, itu dia langsung dipecah menjadi glukosa, langsung dipakai sama otak kita,” tambahnya.

Karena itu, menurut dr Yaze, karbohidrat tidak perlu dihilangkan sepenuhnya ketika seseorang menjalani defisit kalori. Ia menekankan pentingnya menyesuaikan porsi makanan dengan kebutuhan masing-masing individu.

“Jadi enggak boleh benar-benar dipangkas sampai habis. Makanya biasanya tiap orang tetap aku kasih karbo, tapi memang pasti ada porsinya. Misalnya ada yang cuma bisa 5 sendok, ada yang 8 sendok. Jadi tiap orang memang beda-beda,” pungkasnya. (detik)




Editor : Tim
Kategori : Gaya Hidup
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 02 Oktober 2026
Pawang Perkasa Bukan Sekadar Berkemah, Pramuka Bengkalis Didorong Berbakti dan Berkarya

Kamis 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Subsidi Upah Rp300 Ribu per Bulan untuk 13,3 Juta Pekerja

Rabu 30 September 2026
Kasmarni: Perang Melawan Karhutla Dimulai Sebelum Api Menyala

Selasa 29 September 2026
Emas Antam Kembali Turun, Simak Harga 0,5 Gram hingga 1 Kilogram

Minggu 27 September 2026
Milad ke-3 PPSKS, Kasmarni Ajak Perkuat Persaudaraan dan Bangun Bengkalis Bersama

Selasa 22 September 2026
Gaji Bukan Segalanya, 12 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Wujudkan Financial Freedom

Jumat 18 September 2026
Jangan Jadikan Takdir Alasan Bermalas-malasan, Takdir Bukan Alasan Berhenti Berusaha

Kamis 17 September 2026
2027 Punya 18 Hari Libur Nasional, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa 15 September 2026
TNI AL Sambangi Pesisir Bantan, Narkoba dan Abrasi Jadi Sorotan

Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top