Senin, 28 September 2026

Breaking News

  • Wamenhaj: Antrean Faktual Haji Kini 14 Tahun Setelah Data Diperbarui   ●   
  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Punya Rumah Tak Layak Huni? Ini Mekanisme Pengajuan Bantuan Bedah Rumah   ●   
  • Dugaan KKN di Balik Rekomendasi Pembatalan 643 SHM Siak Dilaporkan ke KPK   ●   
  • Cegah Kelangkaan dan Gejolak Harga, Polsek Senapelan Intensif Pantau Sembako   ●   
Wamenhaj: Antrean Faktual Haji Kini 14 Tahun Setelah Data Diperbarui
Selasa 29 September 2026, 05:37 WIB

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah menyebut masa tunggu keberangkatan jemaah haji secara faktual kini rata-rata sekitar 14 tahun. Angka tersebut diperoleh setelah pemerintah melakukan validasi terhadap 5,7 juta data jemaah dan menemukan sekitar 400 ribu data yang dinyatakan tidak valid.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperpendek masa tunggu jemaah haji.

Hal itu disampaikan Dahnil seusai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

"Sejak Kementerian Haji ada, antrean yang paling lama itu 49 tahun, kemudian Presiden memerintahkan supaya mencari formula bisa lebih pendek. Itu alhamdulillah, kemudian tahun lalu kami ubah formulasinya dan kita temukan rata-rata antrean di seluruh Indonesia 26 tahun," kata Dahnil.

Menurut Dahnil, pemerintah sebelumnya telah mengubah formula sehingga masa tunggu yang secara administratif tercatat rata-rata 49 tahun dapat ditekan menjadi 26 tahun. Namun, Presiden meminta agar masa tunggu tersebut kembali diperpendek.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Haji dan Umrah kemudian melakukan pemutakhiran dan validasi terhadap 5,7 juta data jemaah haji yang tercatat dalam antrean.

Dari proses tersebut, ditemukan sekitar 400 ribu data yang dinyatakan tidak valid. Pemutakhiran data itu kemudian menjadi dasar bagi pemerintah untuk menghitung kembali masa tunggu berdasarkan kondisi faktual jemaah dalam daftar antrean.

"Setelah kami hitung secara faktual, antrean haji pada tahun ini itu yang berangkat rata-rata menunggu hanya 14 tahun," ujar Dahnil.

Ia menegaskan, angka 14 tahun tersebut merupakan masa tunggu secara faktual setelah dilakukan pembersihan dan validasi data, bukan semata-mata angka administratif yang tercantum dalam daftar antrean.

"Jadi, antrean faktualnya sekarang 14 tahun. Jadi dari 49 kemudian jadi 26 tahun, sekarang antrean faktual haji itu 14 tahun sesuai dengan perintah Presiden mencari formula dan membereskan data-data yang invalid 400.000-an itu," kata Dahnil.

Sebelumnya, pada September 2026, Dahnil juga menyampaikan bahwa sekitar 400 ribu data dari total 5,7 juta data antrean berisiko tidak valid dan perlu dicocokkan kembali dengan data kependudukan. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah jemaah yang masih benar-benar berada dalam antrean.

Pemerintah menyatakan pembenahan data dan tata kelola tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki penghitungan masa tunggu serta meningkatkan akurasi informasi bagi calon jemaah haji.




Editor : Tim
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 27 September 2026
Milad ke-3 PPSKS, Kasmarni Ajak Perkuat Persaudaraan dan Bangun Bengkalis Bersama

Selasa 22 September 2026
Gaji Bukan Segalanya, 12 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Wujudkan Financial Freedom

Jumat 18 September 2026
Jangan Jadikan Takdir Alasan Bermalas-malasan, Takdir Bukan Alasan Berhenti Berusaha

Kamis 17 September 2026
2027 Punya 18 Hari Libur Nasional, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa 15 September 2026
TNI AL Sambangi Pesisir Bantan, Narkoba dan Abrasi Jadi Sorotan

Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027

Rabu 09 September 2026
Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi

Rabu 09 September 2026
Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout

Senin 07 September 2026
Ikan atau Kucing, Apa yang Pertama Kamu Lihat? Begini Gambaran Sifatnya

Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top