Petugas melakukan penanganan dan pemeliharaan drainase di Kota Pekanbaru. Pemko Pekanbaru memetakan titik rawan banjir dan genangan sebagai langkah menghadapi musim hujan.
PEKANBARU — Pemerintah Kota Pekanbaru mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi peralihan musim panas menuju musim hujan dengan memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami banjir dan genangan.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca. Penanganan banjir dan genangan dinilai perlu dilakukan secara terpadu, termasuk dengan memperhatikan kebersihan lingkungan dan potensi penyakit yang dapat meningkat saat musim hujan.
Pemetaan titik rawan dilakukan agar pemerintah dapat lebih cepat mengambil langkah ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Persoalan drainase menjadi salah satu perhatian karena saluran yang tidak berfungsi optimal dapat memperbesar potensi genangan.
Selain melakukan pemetaan, Pemerintah Kota Pekanbaru juga terus mempercepat pembangunan drainase pada sejumlah ruas jalan. Pemerintah menargetkan sejumlah pekerjaan infrastruktur drainase dapat diselesaikan secara bertahap hingga akhir 2026.
Pemko juga mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan. Partisipasi masyarakat dinilai penting karena sistem drainase tidak akan berfungsi maksimal apabila saluran tersumbat.
Kesiapsiagaan tersebut menjadi penting bagi Pekanbaru karena memasuki periode perubahan cuaca, sehingga pemerintah perlu memastikan penanganan genangan tidak hanya dilakukan setelah banjir terjadi, tetapi melalui langkah pencegahan sejak dini. (*)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Pekanbaru |



01
02
03
04
05
