Sabtu, 26 September 2026

Breaking News

  • Tren Ketahanan Pangan, Ini Panduan Memulai Pelihara Ayam Petelur di Rumah   ●   
  • Pemko Pekanbaru Anggarkan Subsidi DP dan Bunga Kredit Rumah Tahun 2027   ●   
  • Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz dalam 7 Hari, Trump Dikabarkan Menolak   ●   
  • Delegasi Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kemlu Jelaskan Alasannya   ●   
  • Viral! Pengantin Gen Z Gunakan Koper sebagai Wadah Seserahan, Warganet Ikut Terinspirasi   ●   
RAPBD-P 2026 Siak: Bupati Afni pangkas belanja Rp 134 Miliar, Tetap fokus jaga target RPJMD
Sabtu 26 September 2026, 12:18 WIB
Sidang paripurna DPRD Kabupaten Siak dihadiri Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Siak, Forkopimda, Sekda, para kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, pimpinan bank, tokoh masyarakat, dan insan pers. Bupati Siak Afni Z menyampaikan pengantar nota keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) tahun anggaran 2026

 

Siak – Bupati Siak Afni Z menyampaikan pengantar nota keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) tahun anggaran 2026 dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Siak di Siak Sri Indrapura, Jumat (25/9/2026).

Dalam pidatonya, Afni mengungkapkan postur RAPBD-P 2026 mengalami penyesuaian cukup signifikan akibat perkembangan asumsi Kebijakan Umum APBD (KUA) yang tidak sesuai, terutama pada pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Secara umum, Pendapatan Daerah Kabupaten Siak pada RAPBD-P 2026 diproyeksikan turun Rp 160,17 miliar atau 6,76 persen, dari semula Rp 2,370 triliun menjadi Rp 2,210 triliun.

Afni menjelaskan, penyesuaian ini telah disepakati bersama DPRD melalui Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS-P 2026, dan tetap mengacu pada pencapaian Visi-Misi RPJMD Kabupaten Siak 2021-2026.

"Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA terutama berkenaan dengan perubahan asumsi keuangan daerah. Meskipun terjadi perubahan anggaran, Pemerintah Kabupaten Siak tetap fokus dalam upaya mencapai target-target kinerja yang telah disepakati dalam RPJMD," ujar Afni.

Afni mengatakan, dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun 9,75 persen menjadi Rp 623,06 miliar. Penurunan terdalam terjadi pada Pajak Daerah yang anjlok 28,38 persen atau Rp 87,82 miliar menjadi Rp 221,6 miliar.

“Beberapa sektor PAD justru tumbuh, retribusi daerah naik 9,60 persen menjadi Rp 138,01 miliar, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan naik 2,33 persen menjadi Rp 253,18 miliar akibat peningkatan laba BUMD, dan Lain-lain PAD yang Sah naik 35,08 persen menjadi Rp 10,25 miliar,” urai dia.

Afni menjelaskan, pendapatan transfer juga terkoreksi 5,53 persen menjadi Rp 1,587 triliun. Transfer dari Pemerintah Pusat turun 8,76 persen menjadi Rp 1,370 triliun, sementara Transfer Antar Daerah justru naik signifikan 21,74 persen menjadi Rp 216,57 miliar.

Dari sisi Belanja Daerah juga mengalami efisiensi sebesar 5,68 persen atau Rp 134,69 miliar, dari Rp 2,371 triliun menjadi Rp 2,236 triliun. Dengan postur tersebut, RAPBD-P 2026 mencatatkan defisit anggaran sebesar Rp 26,6 miliar.

“Belanja Operasi turun 1,54 persen menjadi Rp 1,918 triliun. Belanja Pegawai dipangkas 9,86 persen menjadi Rp 969,75 miliar, Belanja Hibah turun 22,63 persen menjadi Rp 35,32 miliar, dan Belanja Bantuan Sosial turun 43,29 persen menjadi Rp 979,39 juta. Sebaliknya, Belanja Barang dan Jasa naik 10,55 persen menjadi Rp 911,94 miliar,” kata dia. 

Sementara itu, Sambung Afni, belanja modal turun paling dalam 27,23 persen menjadi Rp 137,23 miliar.Belanja Transfer turun 22,80 persen menjadi Rp 180,41 miliar. 

“Untuk menutup defisit, Penerimaan Pembiayaan Daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025 hasil audit BPK RI Perwakilan Riau melonjak 185,17 persen menjadi Rp 41,10 miliar, dari sebelumnya hanya Rp 14,41 miliar,” sambung Afni.

Di awal pidato, Bupati Afni menyampaikan apresiasi atas capaian Pemkab Siak yang kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-15 kalinya berturut-turut.

"Ini merupakan buah hasil dari kerja sama yang baik antara Eksekutif dan Legislatif. Tanpa dukungan dan kerja sama yang baik tentunya penghargaan ini tak mungkin kita peroleh," terang Afni.

Afni meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah proaktif dalam pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD agar Ranperda Perubahan APBD 2026 dapat segera ditetapkan menjadi Perda sebagai dasar pengelolaan keuangan daerah.

Sidang paripurna tersebut dihadiri Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Siak, Forkopimda, Sekda, para kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, pimpinan bank, tokoh masyarakat, dan insan pers. (*)

 




Editor : Tim
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 22 September 2026
Gaji Bukan Segalanya, 12 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Wujudkan Financial Freedom

Jumat 18 September 2026
Jangan Jadikan Takdir Alasan Bermalas-malasan, Takdir Bukan Alasan Berhenti Berusaha

Kamis 17 September 2026
2027 Punya 18 Hari Libur Nasional, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa 15 September 2026
TNI AL Sambangi Pesisir Bantan, Narkoba dan Abrasi Jadi Sorotan

Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027

Rabu 09 September 2026
Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi

Rabu 09 September 2026
Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout

Senin 07 September 2026
Ikan atau Kucing, Apa yang Pertama Kamu Lihat? Begini Gambaran Sifatnya

Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top