Presiden Prabowo Subianto saat membahas pengelolaan gambut dan mangrove bersama akademisi dan pakar. Pemerintah memutuskan membentuk BPGMN untuk memperkuat pencegahan karhutla.
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) sebagai langkah memperkuat pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Keputusan tersebut diambil setelah Presiden berdiskusi dengan sejumlah akademisi, peneliti dan pakar terkait pengelolaan gambut di Istana Merdeka, Jakarta.
Pemerintah menilai pengelolaan gambut membutuhkan pendekatan yang lebih terintegrasi, termasuk dalam hal data, perizinan, pemantauan dan pencegahan kebakaran.
Badan baru tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara pemerintah, ilmuwan, profesional dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gambut serta mangrove.
Pembentukan BPGMN menjadi perhatian khusus bagi sejumlah provinsi yang memiliki kawasan gambut luas, termasuk Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. (*)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Nasional |



01
02
03
04
05
