Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masih Tidak Sehat, Pemko Perpanjang PJJ 21–22 September
Senin 21 September 2026, 06:45 WIB
Kualitas Udara Pekanbaru Senin Pagi Ini Berdasarkan data BMKG konsentrasi PM2.5 mencapai 132,7 µg/m³.
PEKANBARU — Kualitas udara Kota Pekanbaru pada Senin pagi, 21 September 2026, masih menjadi perhatian setelah konsentrasi partikulat halus PM2.5 kembali berada pada level tidak sehat. Kondisi tersebut juga membuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik.
Berdasarkan pemantauan resmi BMKG yang dapat diakses pada pagi ini, data terbaru yang tampil pada pukul 05.00 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 Pekanbaru sebesar 132,7 µg/m³, yang masuk kategori Tidak Sehat. BMKG menetapkan rentang PM2.5 sebesar 55,5–150,4 µg/m³ sebagai kategori Tidak Sehat.
Artinya, meskipun angka tersebut sudah lebih rendah dibandingkan kondisi puncak pada Minggu malam, kualitas udara masih belum berada pada kategori yang aman atau baik.
Sempat memburuk hingga level berbahaya
Kondisi udara Pekanbaru mengalami perubahan cukup cepat dalam beberapa hari terakhir.
Pada Minggu (20/9/2026) pukul 19.00 WIB, data BMKG yang menjadi dasar evaluasi Pemko menunjukkan PM2.5 mencapai 253 µg/m³. Angka tersebut telah melewati batas 250,5 µg/m³ yang menurut klasifikasi BMKG masuk kategori Berbahaya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pekanbaru juga melaporkan nilai ISPU di atas 500 pada periode tersebut. Kondisi inilah yang kemudian mendorong Pemko mengambil langkah perlindungan terhadap peserta didik.
BMKG menjelaskan bahwa PM2.5 merupakan partikulat berukuran sangat kecil, yakni hingga 2,5 mikrometer, yang dipantau secara near real-time. BMKG juga menyediakan pemodelan sebaran partikulat dengan mempertimbangkan kondisi meteorologi seperti suhu, kelembapan dan angin.
Pemko Pekanbaru perpanjang PJJ
Menyikapi kondisi tersebut, Pemko Pekanbaru memperpanjang PJJ selama dua hari, Senin dan Selasa, 21–22 September 2026.
Kebijakan ini berlaku bagi peserta didik PAUD/TK, SD hingga SMP sederajat. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/38/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru yang ditetapkan pada 20 September 2026.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan data kualitas udara dari BMKG dan pemantauan ISPU oleh DLH.
“Dari BMKG pukul 19.00 WIB kualitas udara 253. Dari Dinas Lingkungan Hidup ISPU sudah 500 lebih. Maka besok PJJ diperpanjang 2 hari.”
Dengan PJJ, anak-anak tetap mengikuti proses pembelajaran dari rumah sehingga paparan langsung terhadap udara luar dapat dikurangi.
Jika membaik, sekolah dapat kembali tatap muka
Surat edaran Disdik Pekanbaru juga memberikan ruang untuk mengembalikan kegiatan belajar secara tatap muka apabila kondisi udara membaik.
Apabila kualitas udara membaik pada Rabu, 23 September 2026, peserta didik dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka dengan ketentuan menggunakan masker saat berangkat ke sekolah.
Sekolah dan madrasah yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama maupun kementerian/lembaga lainnya di Pekanbaru juga diminta menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara dan keselamatan peserta didik.
Bagi sekolah yang sedang melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) atau menghadapi kendala listrik dan internet, pembelajaran dapat disesuaikan melalui modul maupun penugasan berbasis rumah.
Warga diminta kurangi aktivitas di luar ruangan
Kondisi kualitas udara yang masih berada pada kategori Tidak Sehat juga perlu menjadi perhatian masyarakat umum, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit penyerta.
Masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Jika harus beraktivitas di luar, penggunaan masker yang mampu menyaring partikulat halus dapat menjadi salah satu langkah mengurangi paparan.
Pintu dan jendela rumah juga dapat ditutup ketika asap masuk ke dalam rumah. Masyarakat sebaiknya terus memantau perkembangan kualitas udara melalui sumber resmi karena konsentrasi PM2.5 dapat berubah mengikuti kondisi angin, hujan dan sumber emisi.
Hujan masih menjadi salah satu faktor penting
Dalam prakiraan BMKG periode 18–21 September, Riau termasuk wilayah yang masih memiliki potensi hujan dengan intensitas sedang. BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi atmosfer kering dan musim kemarau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla dan kabut asap.
Dengan demikian, membaiknya kualitas udara setelah hujan belum berarti persoalan karhutla dan asap telah berakhir. Pemantauan titik panas, pencegahan kebakaran lahan serta penanganan sumber asap tetap diperlukan.
Pagi ini, kondisi udara Pekanbaru memang lebih baik dibandingkan puncak 253 µg/m³ pada Minggu malam, tetapi angka 132,7 µg/m³ yang ditampilkan BMKG masih berada dalam kategori Tidak Sehat. Karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama bagi kelompok rentan. (*)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 18 September 2026
Jangan Jadikan Takdir Alasan Bermalas-malasan, Takdir Bukan Alasan Berhenti Berusaha
Kamis 17 September 2026
2027 Punya 18 Hari Libur Nasional, Ini Daftar Lengkapnya
Selasa 15 September 2026
TNI AL Sambangi Pesisir Bantan, Narkoba dan Abrasi Jadi Sorotan
Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027
Rabu 09 September 2026
Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi
Rabu 09 September 2026
Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout
Senin 07 September 2026
Ikan atau Kucing, Apa yang Pertama Kamu Lihat? Begini Gambaran Sifatnya
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza
Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara
Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Internasional

Minggu 20 September 2026, 23:06 WIB
Serangan Houthi ke Saudi Dikecam
Minggu 20 September 2026
Pemimpin Dunia Kembali ke New York, Konflik Timur Tengah dan Ukraina Jadi Sorotan Sidang Umum PBB
Minggu 20 September 2026
Serangan Drone Besar-besaran Guncang Moskow, Dua Orang Tewas dan Kilang Minyak Rusak
Minggu 20 September 2026
Rusia Gelar Hari Terakhir Pemilu Parlemen, Moskow Diserang Drone Besar-besaran
Politik

Minggu 20 September 2026, 16:23 WIB
Nusron Wahid Disebut Sudah Mundur dari Kepengurusan Golkar Sejak Lebih dari Enam Bulan
Rabu 09 September 2026
DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026, Masuk Tahap Penyusunan
Senin 07 September 2026
Prabowo Bertemu Utusan AS di Hambalang, Hubungan Strategis RI-AS Jadi Sorotan
Selasa 25 Agustus 2026
DPR RI Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat Desember 2026
Nasional

Senin 21 September 2026, 05:56 WIB
Genap 100 Tahun, Begini Panjangnya Sejarah Pondok Modern Darussalam Gontor
Senin 21 September 2026
Genap 100 Tahun, Begini Panjangnya Sejarah Pondok Modern Darussalam Gontor
Minggu 20 September 2026
MTQ Nasional XXXI Ditutup, Kalimantan Timur Raih Gelar Juara Umum
Minggu 20 September 2026
Basarnas Temukan Lagi Satu Korban KM Virgo, 125 Orang Masih Dicari
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Senin 21 September 2026, 06:45 WIB
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masih Tidak Sehat, Pemko Perpanjang PJJ 21–22 September
Senin 21 September 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masih Tidak Sehat, Pemko Perpanjang PJJ 21–22 September
Minggu 20 September 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, PM2.5 Capai 253 µg/m³ Malam Ini
Minggu 20 September 2026
Karhutla Masih Terjadi di Inhu dan Inhil, Tiga Helikopter Water Bombing Dikerahkan