Minggu, 20 September 2026

Breaking News

  • Semangat Bekerja di Hari Senin: Ikhtiar Mencari Rezeki Juga Bernilai Ibadah   ●   
  • Genap 100 Tahun, Begini Panjangnya Sejarah Pondok Modern Darussalam Gontor   ●   
  • Serangan Houthi ke Saudi Dikecam   ●   
  • Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, PM2.5 Capai 253 µg/m³ Malam Ini   ●   
  • MTQ Nasional XXXI Ditutup, Kalimantan Timur Raih Gelar Juara Umum   ●   
Pemimpin Dunia Kembali ke New York, Konflik Timur Tengah dan Ukraina Jadi Sorotan Sidang Umum PBB
Minggu 20 September 2026, 20:58 WIB
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres berbicara dalam konferensi pers menjelang rangkaian High-Level Week Sidang Umum PBB 2026 di Markas Besar PBB, New York, 16 September 2026. Foto: Lev Radin

 

NEW YORK — Para pemimpin dunia mulai berkumpul di New York menjelang Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 yang memasuki rangkaian agenda tingkat tinggi pada pekan ini.

Sidang tahun ini berlangsung di tengah sejumlah persoalan internasional, termasuk konflik di Timur Tengah dan Ukraina, ketegangan geopolitik, keamanan pangan dan energi, serta meningkatnya perhatian terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Reuters melaporkan hampir 130 kepala negara dan pemerintahan dijadwalkan menghadiri rangkaian pertemuan tingkat tinggi tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan kembali hadir di PBB. Sementara itu, Presiden China Xi Jinping tidak menghadiri pertemuan di New York dan memilih melakukan pertemuan bilateral dengan Trump di Washington pada Kamis mendatang.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres juga menjadikan risiko AI sebagai salah satu perhatian utama. Menurut Guterres, perkembangan teknologi tersebut membutuhkan aturan dan pengamanan bersama agar persaingan pengembangan AI tidak menimbulkan risiko besar bagi masyarakat internasional.

Konflik Timur Tengah juga menjadi agenda penting. Perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran serta aktivitas kelompok Houthi di kawasan tersebut telah meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran dan energi global.

Situasi di Ukraina juga tetap menjadi agenda utama. Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung lebih dari empat tahun dan terus berdampak terhadap keamanan, pangan serta harga energi dunia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dijadwalkan menyampaikan pandangan masing-masing dalam rangkaian Sidang Umum PBB.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas kembali tidak dapat hadir secara langsung setelah Amerika Serikat tidak memberikan visa. Majelis Umum PBB telah menyetujui agar Abbas menyampaikan pidato melalui video.

Menurut kalender resmi PBB, General Debate tingkat tinggi dijadwalkan berlangsung pada 22–28 September 2026. Tema Sidang Umum PBB tahun ini adalah “Restoring trust, managing transformation: A United Nations that delivers for all.” (*)

 




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 18 September 2026
Jangan Jadikan Takdir Alasan Bermalas-malasan, Takdir Bukan Alasan Berhenti Berusaha

Kamis 17 September 2026
2027 Punya 18 Hari Libur Nasional, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa 15 September 2026
TNI AL Sambangi Pesisir Bantan, Narkoba dan Abrasi Jadi Sorotan

Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027

Rabu 09 September 2026
Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi

Rabu 09 September 2026
Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout

Senin 07 September 2026
Ikan atau Kucing, Apa yang Pertama Kamu Lihat? Begini Gambaran Sifatnya

Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top