Lanal Dumai menggelar bakti sosial dengan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis serta menyerahkan 105 paket sembako kepada warga kurang mampu dan masyarakat suku AkitBENGKALIS – Kehadiran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai di Dusun Penurun, Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (15/9/2026), tak sekadar membawa bantuan sembako dan layanan kesehatan gratis. Di balik kegiatan bakti sosial memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut (AL) itu, terselip persoalan serius yang masih membayangi masyarakat pesisir, mulai dari ancaman narkoba hingga abrasi.
Lanal Dumai menggelar bakti sosial dengan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis serta menyerahkan 105 paket sembako kepada warga kurang mampu dan masyarakat suku Akit. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI AL terhadap masyarakat pesisir yang masih menghadapi keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan akses pelayanan.
Mengusung tema “Semangat Jalesveva Jayamahe, TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang mempererat hubungan antara prajurit TNI AL dengan masyarakat. Kehadiran TNI AL di tengah warga menunjukkan bahwa tugas pengabdian tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga menyentuh persoalan sosial masyarakat.
Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AL untuk terus hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan pesisir wilayah kerja Lanal Dumai.
“Selama ini Lanal Dumai terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir yang berada di wilayah kerja Lanal Dumai,” ungkap Agung N Kusumaji.
Sebanyak 105 paket sembako yang dibagikan merupakan hasil sinergi Lanal Dumai bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis dan Pemerintah Kecamatan Bantan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga di kawasan pesisir dan komunitas adat.
Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menyampaikan apresiasi kepada Lanal Dumai yang menjadikan Pulau Bengkalis sebagai salah satu lokasi bakti sosial HUT ke-81 TNI AL. Menurutnya, bantuan sembako dan pelayanan kesehatan gratis sangat berarti bagi masyarakat Dusun Penurun, terlebih sebagian warga merupakan bagian dari komunitas adat terpencil.
Namun, Bagus mengingatkan bahwa persoalan masyarakat pesisir tidak berhenti pada kebutuhan kesehatan dan bantuan sosial. Ancaman peredaran narkoba serta abrasi menjadi dua masalah yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan bersama. Jika dibiarkan, narkoba dapat merusak generasi muda, sedangkan abrasi terus mengancam kawasan pesisir dan ruang hidup masyarakat.
Karena itu, Bagus berharap sinergitas Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan TNI AL, khususnya Lanal Dumai, semakin diperkuat. Menurutnya, kekuatan dan jaringan TNI AL di wilayah pesisir dapat menjadi bagian penting dalam upaya membentengi masyarakat dari ancaman narkoba sekaligus mendorong pencarian solusi terhadap persoalan abrasi.
“Ini menjadi perhatian kita bersama. Kita berharap sinergitas dengan TNI Angkatan Laut dapat semakin diperkuat, baik dalam membentengi masyarakat dari bahaya narkoba maupun bersama-sama mencari solusi terhadap persoalan abrasi di wilayah pesisir Bengkalis,” ujarnya.
Bakti sosial di Dusun Penurun akhirnya membawa pesan lebih luas dari sekadar peringatan HUT ke-81 TNI AL. Bantuan 105 paket sembako dan layanan kesehatan menjadi bentuk kepedulian langsung, sementara ancaman narkoba dan abrasi mengingatkan bahwa masyarakat pesisir membutuhkan perhatian yang berkelanjutan. Sinergi TNI AL, pemerintah dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi langkah nyata menjawab persoalan yang dihadapi warga pesisir.
| Editor | : | Alfis |
| Kategori | : | Bengkalis |



01
02
03
04
05
