Senin, 14 September 2026

Breaking News

  • Pertama Kali Lihat Kaki atau Kepala Hiu? Ini Arti Kepribadian Anda Menurut Tes   ●   
  • Mata Minus Dipengaruhi Genetik, Dokter Jelaskan Manfaat Sebenarnya dari Wortel   ●   
  • Jaga Stabilitas Harga, Polsek Senapelan Intensifkan Pengawasan Sembako   ●   
  • Bupati Siak Pastikan Karhutla Dayun Padam, Pendinginan Terus Dilakukan   ●   
  • 7 Tempat Wisata Menarik di Lembah Harau yang Wajib Dikunjungi   ●   
Kualitas Udara Pekanbaru Siang Ini Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 96,5 µg/m³
Minggu 13 September 2026, 14:34 WIB
Berdasarkan pemantauan kualitas udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru mencapai sekitar 96,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 13.00 WIB.

 

PEKANBARU – Kualitas udara di Kota Pekanbaru pada siang hari ini, Minggu (13/9/2026), kembali menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai. Berdasarkan pemantauan kualitas udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru mencapai sekitar 96,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 13.00 WIB.
 
Angka tersebut berada dalam kategori Tidak Sehat berdasarkan klasifikasi kualitas udara BMKG. BMKG menetapkan konsentrasi PM2.5 sebesar 55,5–150,4 µg/m³ sebagai kategori Tidak Sehat.
 
Sempat Turun, Kualitas Udara Kembali Memburuk
 
Data pada grafik BMKG yang dipantau hari ini menunjukkan konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru mengalami perubahan cukup signifikan sejak dini hari.
 
Pada pukul 00.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat sekitar 79,5 µg/m³, kemudian meningkat menjadi sekitar 87 µg/m³ pada pukul 01.00 WIB dan mencapai sekitar 91,5 µg/m³ pada pukul 02.00 WIB.
 
Kondisi serupa masih terlihat hingga pukul 06.00 WIB dengan konsentrasi sekitar 90 µg/m³.
 
Namun, terjadi penurunan cukup signifikan pada pagi hari. Pada pukul 07.00 WIB, PM2.5 turun ke sekitar 54,5 µg/m³, yang berada pada kategori Sedang.
 
Pada pukul 09.00 WIB, konsentrasi kembali turun hingga sekitar 42 µg/m³, juga dalam kategori Sedang.
 
Memasuki siang hari, konsentrasi partikulat kembali mengalami kenaikan. Sekitar pukul 11.00 WIB, PM2.5 tercatat sekitar 56,5 µg/m³, kemudian meningkat menjadi sekitar 79,5 µg/m³ pada pukul 12.00 WIB.
 
Kenaikan berlanjut pada pukul 13.00 WIB, ketika konsentrasi PM2.5 mencapai sekitar 96,5 µg/m³, sekaligus menjadi angka tertinggi dalam grafik yang terlihat hingga siang hari.
 
Masuk Kategori Tidak Sehat
 
Dengan konsentrasi sekitar 96,5 µg/m³, kualitas udara Pekanbaru pada pukul 13.00 WIB berada pada kategori Tidak Sehat.
 
BMKG menjelaskan bahwa PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, yakni lebih kecil atau sama dengan 2,5 mikrometer. Partikel tersebut dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan sehingga konsentrasinya menjadi salah satu parameter penting dalam pemantauan kualitas udara.
 
Kondisi tersebut membuat masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan, perlu lebih memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
 
Cuaca Pekanbaru Cerah dan Angin Menguat Siang Hari
 
Data Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menunjukkan kondisi cuaca pada pukul 13.00 WIB diprakirakan cerah, dengan suhu sekitar 31 derajat Celsius, kelembapan 64 persen dan kecepatan angin sekitar 13,8 km/jam dari arah tenggara.
 
Pada pukul 16.00 WIB, cuaca diprakirakan masih cerah dengan suhu sekitar 31 derajat Celsius dan kecepatan angin sekitar 12,2 km/jam.
 
Perubahan konsentrasi PM2.5 tetap perlu dipantau karena kualitas udara dapat berubah sepanjang hari mengikuti kondisi atmosfer, arah dan kecepatan angin, serta sumber emisi partikulat.
 
Masyarakat Diminta Pantau Perkembangan Udara
 
Dengan kondisi PM2.5 yang mencapai sekitar 96,5 µg/m³ pada siang hari, masyarakat Pekanbaru diimbau untuk terus memantau perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi BMKG.
 
Bagi warga yang merasakan gangguan seperti batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas atau keluhan pernapasan lainnya, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai ketika berada di lingkungan dengan kualitas udara kurang baik.
 
Sebagai informasi tambahan, pemantauan BMKG Riau pada 13 September 2026 juga menunjukkan tidak terdapat hotspot yang terdeteksi di wilayah Riau pada periode tersebut.
 
Sumber data: BMKG – Pemantauan Konsentrasi PM2.5 dan Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

 




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027

Rabu 09 September 2026
Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi

Rabu 09 September 2026
Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout

Senin 07 September 2026
Ikan atau Kucing, Apa yang Pertama Kamu Lihat? Begini Gambaran Sifatnya

Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top