Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Siak Tangani Karhutla
Jumat 11 September 2026, 22:29 WIB
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI, Thomas Nifinluri saat berkunjung ke Siak, Jumat (11/9/2026)
Siak - Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI, Thomas Nifinluri, mengapresiasi upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Siak yang dinilai berjalan berkat kolaborasi dan kerja sama seluruh pihak.
"Kami mendapat laporan, kerja sama dan kolaborasi gotong royongnya sangat luar biasa. Memang kerja-kerja seperti ini yang seharusnya terus digelorakan karena menjadi kunci dalam pengendalian karhutla," kata Thomas saat berkunjung ke Siak, Jumat (11/9/2026).
Ia mengatakan Kabupaten Siak merupakan wilayah yang memiliki kawasan hidrologi gambut luas sehingga memerlukan perhatian khusus dalam upaya pengendalian karhutla.
"Memang penting memperhatikan peta kawasan hidrologi gambut karena Kabupaten Siak merupakan daerah yang rawan karhutla. Kami sangat apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam pengendalian karhutla, luar biasa sekali," kata dia.
Prediksi BMKG menunjukkan puncak musim kemarau berlangsung pada September bahkan dapat berlanjut hingga awal tahun 2027. Karena itu, pihaknya akan mengambil langkah terukur agar Kabupaten Siak tidak diselimuti kabut asap.
"Kita akan siapkan strategi, mulai dari modifikasi cuaca, bahkan skema pemantauan darat dan udara dengan mengerahkan sumber daya yang ada," ungkapnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan kondisi penanganan karhutla di lapangan sekaligus menyerahkan dokumen permohonan dukungan kepada Kementerian Kehutanan.
Menurutnya, sebagian besar wilayah yang terbakar berada di lahan gambut dan kawasan hutan sehingga membutuhkan penanganan yang serius. Kondisi tersebut diperberat dengan keterbatasan sarana, peralatan, serta anggaran operasional yang dimiliki pemerintah daerah.
"Kami bekerja seikhlas-ikhlasnya tanpa memandang bulu, kami berusaha untuk bagaiamana agar api segera padam. Karena yang kami jaga adalah keselamatan masyarakat sekaligus kawasan hutan tempat satwa tinggal yang juga menjadi aset negara," ucap Syamsurizal.
Syamsurizal mengatakan Pemerintah Kabupaten Siak berharap kunjungan tersebut menjadi ruang diskusi sekaligus langkah awal memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pengendalian karhutla di Kabupaten Siak.
"Kami berharap kunjungan ini menjadi jalan keluar bagi persoalan yang kami hadapi di lapangan. Penanganan karhutla di Siak kami lakukan secara gotong royong bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, perusahaan hingga masyarakat," kata dia.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara mengatakan hingga 10 September 2026 luas karhutla di Kabupaten Siak mencapai 273,423 hektare, terdiri atas 111,33 hektare di kawasan hutan dan sisanya di lahan masyarakat.
Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu sejak status siaga ditetapkan pada Februari melalui pembentukan Satgas Karhutla, patroli, mitigasi, serta pelaporan hotspot dan fire spot secara berkala kepada pemerintah provinsi hingga BNPB.
Namun memasuki Agustus hingga September, eskalasi karhutla meningkat, terutama di kawasan Taman Nasional Zamrud, Kampung Dayun, Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu hingga Tasik Betung. Kondisi tersebut membuat personel dan peralatan harus dibagi di beberapa lokasi penanganan secara bersamaan.
"Tantangan terbesar di lapangan adalah keterbatasan anggaran, alat berat, logistik, serta kebutuhan operasional untuk penanganan kebakaran di lahan gambut," ringkas Novendra.(*)
Baca juga:
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Siak |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027
Rabu 09 September 2026
Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi
Rabu 09 September 2026
Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout
Senin 07 September 2026
Ikan atau Kucing, Apa yang Pertama Kamu Lihat? Begini Gambaran Sifatnya
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza
Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara
Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan
Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus
Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026
Internasional

Jumat 11 September 2026, 22:53 WIB
25 Tahun Tragedi 9/11, Amerika Serikat Kembali Mengenang Hampir 3.000 Korban
Jumat 11 September 2026
Bukan Habitat Aslinya, Lima Bayi Orangutan Ditemukan di Hutan India
Kamis 10 September 2026
Houthi Kuasai Pelabuhan Mocha Yaman, Ancaman Jalur Energi Dunia Meningkat
Rabu 09 September 2026
Prancis dan Kanada Ikut Inggris Baikot Israel
Politik

Rabu 09 September 2026, 08:28 WIB
DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026, Masuk Tahap Penyusunan
Senin 07 September 2026
Prabowo Bertemu Utusan AS di Hambalang, Hubungan Strategis RI-AS Jadi Sorotan
Selasa 25 Agustus 2026
DPR RI Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat Desember 2026
Kamis 06 November 2025
Doli: Musda Golkar Riau Harus Jadi Awal Kebangkitan Menuju 2029
Nasional

Jumat 11 September 2026, 22:43 WIB
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Berlanjut, Tim SAR Perluas Wilayah Operasi
Jumat 11 September 2026
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Berlanjut, Tim SAR Perluas Wilayah Operasi
Kamis 10 September 2026
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Pencarian 5 Jurnalis Hilang Masih Berlangsung
Kamis 10 September 2026
Indonesia Dukung Inggris Baikot Produk Israel
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung 05
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi
Pekanbaru

Kamis 10 September 2026, 22:00 WIB
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PM2.5 Tembus 142 µg/m³ pada Kamis Malam
Kamis 10 September 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PM2.5 Tembus 142 µg/m³ pada Kamis Malam
Rabu 09 September 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 97,3 µg/m³
Selasa 08 September 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat Malam Ini, PJJ Diperpanjang hingga Rabu