Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal
Sabtu 05 September 2026, 11:51 WIB
Tim penyelamat mengevakuasi seorang pekerja yang berhasil ditemukan hidup setelah terjebak selama sembilan hari di dalam terowongan pembangkit listrik tenaga air Trishuli 3A, Nepal, Jumat (4/9/2026).

 

NEPAL – Harapan kembali muncul di tengah bencana banjir dan longsor dahsyat yang melanda Nepal. Dua pekerja pembangkit listrik tenaga air berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah terjebak selama sembilan hari di dalam terowongan pembangkit listrik Trishuli 3A.

Kedua pekerja tersebut ditemukan oleh tim penyelamat Nepal Army setelah operasi pencarian dilakukan secara intensif di tengah timbunan lumpur, batu dan material akibat banjir besar yang menerjang kawasan tersebut.

Keduanya diketahui bernama Sanjay Sah dan Kabir Maharjan. Mereka ditemukan sekitar 170 meter di dalam terowongan yang tertutup material longsoran. Setelah berhasil dievakuasi, keduanya dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.

Terjebak Setelah Banjir Bandang

Bencana tersebut terjadi setelah longsoran es dan batu di kawasan dekat perbatasan Nepal–Tibet memicu banjir bandang pada 26 Agustus 2026. Arus banjir membawa material lumpur dan batu dalam jumlah besar serta menghancurkan permukiman, jalan, fasilitas pembangkit listrik dan sejumlah infrastruktur lainnya.

Tim penyelamat menghadapi kondisi yang sangat sulit karena akses menuju terowongan tertutup material longsoran. Mereka menggunakan alat berat, pompa, pemetaan lokasi serta teknik peledakan terkendali untuk membuka jalan menuju lokasi para pekerja yang diduga masih bertahan hidup.

Korban Tewas Tembus 1.294 Orang

Di balik keberhasilan penyelamatan tersebut, Nepal masih menghadapi tragedi kemanusiaan besar.

Menurut laporan Reuters, sedikitnya 1.294 orang telah meninggal dunia, sementara lebih dari 5.053 orang masih dinyatakan hilang. Bencana juga berdampak terhadap wilayah Tibet di China, yang melaporkan puluhan korban tewas dan ratusan orang hilang.

Ratusan pekerja di sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga air juga sempat dilaporkan terjebak atau belum diketahui keberadaannya. Karena itu, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan.

Keberhasilan menemukan dua pekerja dalam kondisi hidup setelah berhari-hari terjebak memberikan harapan bagi keluarga korban dan tim penyelamat bahwa masih ada kemungkinan menemukan korban lain yang selamat.

Operasi Penyelamatan Terus Dilanjutkan

Otoritas Nepal bersama tim penyelamat terus memusatkan perhatian pada sejumlah fasilitas pembangkit listrik yang terdampak. Kondisi medan yang rusak parah membuat proses pencarian membutuhkan waktu dan kehati-hatian tinggi.

Tim internasional juga turut membantu operasi, termasuk tenaga ahli dari sejumlah negara yang memiliki pengalaman dalam operasi penyelamatan terowongan dan bencana hidrometeorologi.

Sumber: Reuters, The Guardian, Indian Express.

 

 




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top