Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Udara Pekanbaru Pagi Ini Tidak Sehat, PM2.5 Capai 120,5 µg/m³
Jumat 04 September 2026, 07:49 WIB
Kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru pada Jumat (4/9/2026) pagi berada dalam kategori tidak sehat

 

PEKANBARU — Kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru pada Jumat (4/9/2026) pagi berada dalam kategori tidak sehat. Data pemantauan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 120,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan laman pemantauan kualitas udara BMKG, angka tersebut masuk dalam kategori “Tidak Sehat”. PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, yakni 2,5 mikrometer atau lebih kecil, yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.

Kondisi tersebut juga sejalan dengan pengamatan cuaca di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Pada pukul 06.30 WIB, BMKG mencatat kondisi berasap, dengan jarak pandang hanya sekitar 1,5 kilometer. Suhu udara tercatat 25 derajat Celsius, kecepatan angin 5,6 kilometer per jam dari arah tenggara, dan tekanan udara 1.012 hPa.

Dalam prakiraan per jam, kondisi berasap masih tercatat hingga siang dan sore hari. Jarak pandang diprakirakan membaik menjadi sekitar 4 kilometer, sementara angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan sekitar 14,8 kilometer per jam.

Warga Diminta Waspada

Kondisi kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat menjadi perhatian, terutama bagi kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan polusi udara. Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Masyarakat juga diimbau memantau perkembangan kualitas udara secara berkala karena konsentrasi partikulat dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer, arah dan kecepatan angin, serta sumber emisi di sekitar wilayah.

BMKG sendiri menyediakan pemantauan konsentrasi PM2.5 sebagai salah satu indikator kualitas udara. Data pengukuran PM2.5 menggunakan metode Beta Attenuation Monitoring dan dinyatakan dalam satuan mikrogram per meter kubik.

Data Kualitas Udara Pekanbaru

Jumat, 4 September 2026:

PM2.5: 120,5 µg/m³
Waktu pengamatan: 05.00 WIB
Kategori: Tidak Sehat
Kondisi cuaca Bandara SSK II: Berasap
Suhu: 25°C
Jarak pandang pukul 06.30 WIB: 1,5 km
Angin: 5,6 km/jam dari tenggara

Sumber data: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pemantauan kualitas udara dan cuaca Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Data diakses Jumat pagi, 4 September 2026.

Catatan: Data PM2.5 yang tercantum di laman BMKG adalah hasil pengamatan pada 05.00 WIB, sehingga tidak boleh disebut sebagai angka pengukuran pukul 07.00 WIB. Sementara kondisi cuaca bandara yang tersedia menunjukkan pengamatan pukul 06.30 WIB.

 




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top