Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
SKK Migas Sumbagut Perkuat Kolaborasi Penanganan dan Pencegahan Karhutla di Riau
Minggu 30 Agustus 2026, 13:09 WIB
ist.

PEKANBARU – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) ikut memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Dukungan tersebut dilakukan melalui pengerahan personel dan peralatan pemadaman, penyediaan sumber air serta infrastruktur pencegahan, hingga bantuan untuk masyarakat dan petugas yang berada di lokasi kebakaran.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Sebastian Julius, mengatakan keterlibatan industri hulu migas merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi.

Menurutnya, karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta kondisi wilayah yang terdampak.

“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi persoalan bersama karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat dan dapat memengaruhi berbagai aktivitas di wilayah terdampak. Karena itu, kami mendorong KKKS untuk bergerak cepat, membantu penanganan di lapangan, sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran tidak semakin meluas,” ujar Sebastian.

SKK Migas Sumbagut juga mendorong KKKS memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta berbagai unsur terkait.

Koordinasi tersebut diperlukan agar sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak dapat dimanfaatkan secara efektif, baik untuk mempercepat pemadaman maupun meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.

Sejumlah KKKS telah mengambil bagian dalam penanganan karhutla di beberapa daerah Riau.

Di Kabupaten Pelalawan, EMP Bentu Limited sejak 24 Agustus 2026 mengerahkan sekitar 20 personel bersama mitra kerja untuk membantu pemadaman kebakaran di Desa Rantau Baru dan Kelurahan Langgam.

Tim tersebut dilengkapi sejumlah peralatan pemadaman, termasuk water truck. Selain membantu pemadaman, dukungan juga diberikan melalui pemerintah kecamatan dan kelurahan, PMI, serta Puskesmas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, MPA, TNI-Polri, dan petugas yang bertugas di lapangan.

Sementara di Kabupaten Kepulauan Meranti, PT Imbang Tata Alam (ITA) turut membantu penanganan titik api bersama aparat setempat.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui pembangunan dan pembersihan embung serta pembuatan parit yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung penanganan kebakaran.

Sebanyak 20 embung dibangun di Desa Kepau Baru. Pembangunan embung juga dilakukan di Desa Kundur dan Desa Tenan.

ITA turut berkoordinasi dengan unsur pemerintah setempat dan memfasilitasi sosialisasi pencegahan karhutla bersama TNI.

Di Kabupaten Siak, PT Bumi Siak Pusako (BSP) membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla lintas departemen. Satgas tersebut melibatkan sekitar 30 personel yang didukung berbagai peralatan.

Selain melakukan pemantauan dan pencegahan di sekitar wilayah operasi, tim BSP turut membantu penanganan kebakaran untuk melindungi kawasan Taman Nasional Zamrud sekaligus mencegah api meluas.

Penanganan dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Siak, Forkopimda, TNI-Polri, SKK Migas Sumbagut, BPBD, Manggala Agni, MPA, serta unsur terkait lainnya.

Sebastian mengatakan keterlibatan KKKS dalam penanganan karhutla menunjukkan bahwa keberadaan industri hulu migas di daerah tidak hanya berkaitan dengan kegiatan produksi energi.

Menurutnya, perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan di sekitar wilayah operasi.

“Karhutla adalah persoalan bersama. Kami mengapresiasi langkah cepat KKKS, pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, MPA, serta seluruh pihak yang bekerja di lapangan,” katanya.

Ia menegaskan SKK Migas bersama KKKS akan terus memberikan dukungan sesuai kapasitas dan sumber daya yang tersedia.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pengendalian kebakaran, mengurangi dampaknya terhadap masyarakat, serta menjaga agar aktivitas warga dapat kembali berlangsung dengan aman.(*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top