Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Sekda Mahadar: Kabupaten Siak Dorong Transformasi 'Kota Pusaka' Berbasis UMKM Kreatif
Sabtu 29 Agustus 2026, 20:14 WIB
Kabupaten Siak Dorong Transformasi 'Kota Pusaka' Berbasis UMKM Kreatif

 

TERNATE – Kabupaten Siak menegaskan komitmennya dalam pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong pemanfaatan ekonomi historis pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII tahun 2026. Perhelatan ini dipusatkan di pelataran Titik Nol Landmark Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026).

Hadir memimpin delegasi Siak, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, didampingi istri, Ny. Erdawati. Kehadiran ini menjadi momentum strategis bagi Siak untuk menyumbangkan ide pembangunan heritage city (kota pusaka) yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat lokal.

Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan Penyerahan Bendera Pataka Rakernas JKPI XII kepada Ketua TP PKK Kota Bandung, Aryatri Farhan, yang mewakili Wali Kota Bandung sebagai tuan rumah Rakernas JKPI XIII tahun 2027. Estafet pataka ini simbol kolaborasi merawat pusaka Nusantara dari timur hingga barat Indonesia.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan pentingnya sinergi antarwilayah melalui pengoperasian nilai sejarah. Hubungan Ternate sebagai pusat rempah dunia dan Bandung sebagai kota inovasi budaya menjadi bukti bahwa sejarah adalah kekuatan masa depan NKRI. Kerja sama JKPI ke depan akan berfokus pada pertukaran budaya, perlindungan cagar budaya, optimalisasi ekonomi kreatif, serta inovasi tata kelola kota berkelanjutan.

Di sela kegiatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, menyampaikan pandangan strategis Siak dalam forum nasional tersebut. Siak menilai status Kota Pusaka tidak boleh sekadar menjadi pajangan sejarah, melainkan harus bertransformasi menjadi penggerak ekonomi modern melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kreatif.

"Kabupaten Siak berkomitmen menyelaraskan status heritage city dengan pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Karakter sejarah Siak yang kuat adalah modal utama. Ide besarnya adalah mengintegrasikan pariwisata sejarah dengan ruang hidup UMKM kreatif," ujar Mahadar.

Mendorong UMKM lokal memproduksi suvenir, kain tenun Siak, kuliner khas, dan kerajinan tangan yang dikemas dengan narasi sejarah (storytelling) yang kuat untuk meningkatkan nilai jual.
Melaluu Revitalisasi Kawasan Heritage Menjadi Ruang Kreatif bisa menjadi manfaat kawasan cagar budaya Siak sebagai pusat aktivitas kreatif, tempat pameran produk lokal, dan pertunjukan seni tanpa merusak nilai otentik cagar budaya.

Melibatkan pelaku ekonomi kreatif digital untuk mengemas sejarah Siak ke dalam bentuk platform digital, aplikasi wisata, dan konten kreatif guna menarik wisatawan muda.

Melalui forum JKPI ini, Kabupaten Siak berharap sinergi antarkota pusaka mampu melahirkan kebijakan nasional yang mendukung pendanaan dan pendampingan bagi UMKM kreatif di wilayah bersejarah.

Menutup rangkaian acara, Direktur Eksekutif JKPI, Nanang Asfarinal, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh delegasi dan mengesahkan perpindahan tongkat kepemimpinan Ketua Presidium JKPI dari Wali Kota Yogyakarta kepada Wali Kota Ternate.(*)

 




Editor : Tim
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top