BENGKALIS – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menyatakan kesiapannya mendorong Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu kabupaten kreatif di Indonesia. Komitmen tersebut diarahkan untuk memperkuat potensi ekonomi kreatif, inovasi, serta kreativitas masyarakat di daerah.
Ketua Harian ICCN, Vicky Arief Herinadharma, menyampaikan komitmen tersebut di hadapan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dalam pertemuan di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Vicky, Bengkalis memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif. Potensi tersebut mencakup kekayaan budaya, tradisi, produk unggulan masyarakat, hingga kreativitas generasi muda.
Ia menilai berbagai potensi lokal tersebut perlu dikembangkan secara terarah dan berkelanjutan. Dengan demikian, kekayaan daerah tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
“Kami siap bersama-sama menjadikan Kabupaten Bengkalis sebagai kabupaten kreatif di Indonesia,” ujar Vicky di hadapan Bupati Bengkalis yang didampingi Sekretaris Eksekutif ICCN, Mario Devys.
Vicky menjelaskan, pengembangan kabupaten kreatif membutuhkan kerja sama lintas sektor. Pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kreatif, akademisi, generasi muda, serta berbagai pemangku kepentingan perlu terlibat dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi tersebut, potensi lokal Bengkalis diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk maupun karya kreatif bernilai tambah. Produk tersebut selanjutnya dapat diperkenalkan dan dikembangkan agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Kasmarni Sambut Baik Dukungan ICCN
Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyambut positif komitmen ICCN untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Bengkalis.
Menurut Kasmarni, penguatan sektor ekonomi kreatif sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan kemandirian sekaligus kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap kolaborasi dengan ICCN dapat membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif di Bengkalis untuk mengembangkan usaha, melahirkan inovasi, dan memperkenalkan produk unggulan daerah ke pasar yang lebih luas.
“Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi Bengkalis. Kita ingin potensi dan kreativitas masyarakat tidak hanya berkembang di daerah, tetapi juga mampu dikenal dan bersaing di tingkat nasional,” kata Kasmarni.
Kasmarni optimistis dukungan dan kolaborasi bersama ICCN dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Bengkalis. Kreativitas dan potensi lokal diharapkan tidak berhenti sebagai karya, tetapi mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat.
Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat mengantarkan Bengkalis menjadi salah satu daerah kreatif yang memiliki karakter, inovasi, dan daya saing.
Pengembangan tersebut sekaligus diharapkan menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat diolah secara kreatif dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta memperkuat identitas daerah.(inf)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Bengkalis |



01
02
03
04
05
