Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Future Islamic School Apresiasi Polsek Binawidya dengan Satu Unit Komputer Hasil Rakitan Siswa
Senin 17 Agustus 2026, 10:23 WIB

PEKANBARU – Semangat kemerdekaan di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Future Islamic School, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Senin (17/8/2026), berlangsung penuh makna.

Selain menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, pihak sekolah juga memberikan apresiasi kepada Polsek Binawidya berupa satu unit komputer hasil rakitan siswa.

Komputer tersebut merupakan hasil karya siswa kelas VI SD Future Islamic School, Dafa Lutfi Ghosan. Menariknya, perangkat komputer itu dirakit Dafa secara mandiri setelah mengumpulkan uang jajannya untuk membeli berbagai komponen komputer.

Karya tersebut kemudian diserahkan kepada Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan, SH, sebagai bentuk apresiasi sekaligus wujud kecintaan dan kedekatan siswa terhadap institusi Polri.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan, Kepala SIT Future Islamic School Ustd. Rahmansyah, M.Pd., Gr., tokoh masyarakat, personel Polsek Binawidya, para guru serta siswa.

Dalam sambutannya, Kepala SIT Future Islamic School Ustd. Rahmansyah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek Binawidya dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81.

Ia juga mengaku bangga terhadap prestasi yang diraih Dafa. Menurutnya, kemampuan siswa kelas VI tersebut merakit komputer secara otodidak merupakan pencapaian luar biasa yang patut menjadi inspirasi bagi siswa lainnya.

“Alhamdulillah, ananda Dafa Lutfi Ghosan berhasil merakit komputer dengan mengumpulkan uang jajannya sendiri, membeli perangkat komputer, kemudian merakitnya secara mandiri. Semoga keberhasilan ini menjadi contoh bagi anak-anak yang lain,” ujar Rahmansyah.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berkreasi dan mengembangkan kemampuan sesuai potensi masing-masing.

“Di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-81 ini, kita melihat anak yang berprestasi. Semoga ananda Dafa menjadi anak sukses dan dapat membanggakan sekolah, keluarga serta Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan mengaku bangga atas pencapaian putranya tersebut. Ia mengatakan, Dafa belajar merakit komputer secara mandiri dengan menyisihkan uang jajannya untuk membeli komponen yang dibutuhkan.

“Suatu kebanggaan bagi kita sebagai orang tua. Dafa sudah berhasil merakit komputer sendiri secara otodidak dengan menyisihkan uang jajannya untuk membeli perangkat komputer,” kata Kompol Nusirwan.

Nusirwan juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan apresiasi serta menerima hasil karya Dafa untuk kemudian diserahkan kepada Polsek Binawidya.

“Saya sebagai orang tua sangat bangga atas prestasi yang dicapai anak kami. Saya sendiri tidak menyangka anak saya yang masih kecil sudah mampu merakit komputer sendiri,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih memperingati HUT RI ke-81. Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian penghormatan kepada inspektur upacara, pengibaran bendera, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, amanat inspektur upacara, menyanyikan lagu perjuangan serta doa.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Dafa Lutfi Ghosan atas prestasinya merakit komputer secara mandiri. Selanjutnya, satu unit komputer hasil rakitannya diserahkan kepada pihak Polsek Binawidya.

Momentum tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui kreativitas, kemandirian dan kepedulian generasi muda.

Karya Dafa sekaligus menjadi simbol bahwa dengan kemauan belajar dan ketekunan, anak-anak sejak usia dini mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitarnya.(sony)

 

 




Editor : Sony
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top