Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
Daya Beli Melemah! Karyawan Kantoran Kini Lebih Sering Bawa Bekal demi Bertahan
Kamis 21 Mei 2026, 22:53 WIB
ilustrasi.

JAKARTA – Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah mulai berdampak pada pola konsumsi masyarakat. Kenaikan harga barang dan jasa di tengah kondisi ekonomi saat ini membuat sebagian masyarakat, khususnya pekerja kantoran, memilih lebih berhemat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua Dewan Penasihat Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta, Ellen Hidayat, mengatakan salah satu bentuk penghematan yang kini banyak dilakukan masyarakat adalah mengurangi aktivitas belanja maupun makan di pusat perbelanjaan.

“Semua juga sudah mengetahui bahwa dolar AS per hari ini sudah Rp17.000, nyangkut, sudah hampir Rp18.000 ya. Mudah-mudahan tidak lewat dari angka Rp18.000 itu. Memang boleh dikatakan terjadi kenaikan-kenaikan harga di masyarakat,” ujar Ellen dalam konferensi pers Festival Jakarta Great Sale 2026, Rabu (20/5/2026).

Menurut Ellen, kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat, terutama kalangan pekerja kantoran, mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya banyak pekerja makan siang setiap hari di pusat perbelanjaan, kini sebagian mulai memilih membawa bekal dari rumah untuk menekan pengeluaran.

“Kita sudah mempelajari apa penyebabnya. Mungkin semua karyawan juga menahan diri. Yang biasanya lima hari kerja makan di pusat belanja, sekarang mungkin cuma dua hari, sisanya membawa makanan dari rumah. Itu yang saya dengar,” jelasnya.

Ia menyebutkan, penurunan jumlah pengunjung pusat perbelanjaan di Jakarta terutama terjadi pada hari kerja atau weekdays. Secara keseluruhan, trafik pengunjung turun sekitar 15 hingga 20 persen dibandingkan kondisi normal.

“Memang terjadi penurunan trafik di pusat belanja, sebagian besar itu kurang lebih antara 15-20 persen pada saat weekdays. Tapi untuk weekend justru bisa tinggi sekali, bahkan lebih tinggi dari biasanya,” katanya.

Meski demikian, Ellen menilai pusat perbelanjaan masih memiliki daya tarik tersendiri, khususnya bagi keluarga yang datang bersama anak-anak pada akhir pekan.

Menurutnya, sektor hiburan keluarga masih menjadi faktor utama yang mendorong tingginya kunjungan mal saat weekend.

“Pusat belanja itu mempunyai daya tarik tersendiri, terutama kita perkuat kepada anak-anak. Sekali anak-anak cinta ke pusat belanja, mereka akan meminta orang tuanya datang lagi,” ujarnya.

Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat di tengah tekanan ekonomi dan penguatan dolar AS terhadap rupiah. Masyarakat dinilai semakin selektif dalam mengatur pengeluaran harian agar tetap mampu memenuhi kebutuhan di tengah kenaikan harga berbagai kebutuhan.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top