Sabtu, 18 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
Perlakuan Israel terhadap Aktivis Global Sumud Flotilla Picu Kemarahan Internasional
Kamis 21 Mei 2026, 06:12 WIB
Foto: Menteri Israel Itamar Ben-Gvir mengunggah video perlakuan terhadap aktivis Flotilla yang ditahan di Israel. (X/@itamarbengvir)

JAKARTA – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir menuai kecaman internasional setelah mengunggah video yang memperlihatkan para aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan di Israel.

Dalam video tersebut, para aktivis terlihat berlutut dengan dahi menempel di lantai dan tangan terikat. Unggahan itu disertai tulisan “Selamat datang di Israel”, sementara lagu kebangsaan Israel terdengar diputar di lokasi.

Dilansir Al Jazeera, Rabu (20/5/2026), sejumlah aktivis tampak memegang paspor mereka saat menjalani penahanan.

Video tersebut memicu reaksi keras dari berbagai negara yang menilai perlakuan terhadap para aktivis melanggar martabat manusia.

Beberapa negara seperti Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada dilaporkan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni menyebut tayangan tersebut tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

“Gambar-gambar Menteri Israel Ben Gvir tidak dapat diterima. Tidak dapat diterima bahwa para pengunjuk rasa ini, termasuk banyak warga negara Italia, diperlakukan dengan cara yang melanggar martabat manusia mereka,” ujar Meloni dalam pernyataannya di platform X.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot juga mengecam tindakan tersebut dan mendesak pembebasan warga negara Prancis yang ditahan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand menyatakan pemerintah Kanada memandang serius insiden tersebut.

“Ini adalah masalah perlakuan manusiawi terhadap warga sipil, dan kami bertindak dengan sangat mendesak,” katanya kepada wartawan.

Reaksi serupa datang dari Belanda. Menteri Luar Negeri Belanda, Tom Berendsen menilai perlakuan terhadap para aktivis melanggar martabat manusia.

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung menyebut salah satu warga negaranya turut berada di antara aktivis yang ditahan Israel.

Ia mempertanyakan dasar hukum tindakan Israel terhadap kapal misi kemanusiaan tersebut.

“Apa dasar hukumnya? Apakah itu perairan teritorial Israel? Jika terjadi konflik, dapatkah mereka menyita dan menahan kapal negara ketiga?” kata Lee.

Kementerian Luar Negeri Portugal juga mengecam tindakan yang disebut sebagai perilaku yang tidak dapat ditoleransi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares menyebut perlakuan terhadap para aktivis “mengerikan”.

Menteri Luar Negeri Irlandia, Helen McEntee mengaku terkejut dengan rekaman tersebut dan mendesak pembebasan segera para aktivis.

Dilaporkan, sebanyak 430 aktivis Global Sumud Flotilla ditangkap tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza dan kini menjalani penahanan di Israel.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top