Rabu, 21 Oktober 2026

Breaking News

  • Ketika Sawit Membakar Langitnya Sendiri   ●   
  • Saat Hidup Penuh Ketidakpastian, Ingatlah Allah Selalu Dekat   ●   
  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
Bukan Makam, Ini Sejarah dan Keistimewaan Maqam Ibrahim di Dekat Ka’bah
Rabu 13 Mei 2026, 07:07 WIB
Maqam Ibrahim di samping Ka'bah.

MAKKAH – Jemaah haji dan umrah yang pernah mengunjungi Masjidil Haram tentu mengenal Maqam Ibrahim, sebuah bangunan kecil yang berada tidak jauh dari Ka'bah. Namun, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang masih keliru memahami istilah “maqam” sebagai makam atau kuburan.

Padahal, Maqam Ibrahim bukanlah tempat dimakamkannya Nabi Ibrahim AS. Tempat tersebut memiliki sejarah penting dalam pembangunan Ka'bah dan menjadi salah satu lokasi yang dimuliakan dalam Islam.

Dalam buku Tapak Sejarah Seputar Mekah-Madinah karya Muslim H. Nasution dijelaskan, Maqam Ibrahim merupakan batu yang digunakan Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka'bah bersama putranya, Nabi Ismail AS.

Secara bahasa, kata “maqam” dalam bahasa Arab berarti tempat berdiri. Karena itu, Maqam Ibrahim dimaknai sebagai tempat Nabi Ibrahim AS berdiri ketika menyusun bangunan Ka'bah. Batu tersebut dijadikan pijakan atau tangga saat proses pembangunan berlangsung.

Pada batu itu terdapat bekas telapak kaki Nabi Ibrahim AS yang masih dapat disaksikan hingga kini. Jejak kaki tersebut memiliki kedalaman sekitar 10 sentimeter, panjang 27 sentimeter, lebar 14 sentimeter, serta jarak antara telapak kaki kanan dan kiri sekitar 1 sentimeter.

Saat ini, batu Maqam Ibrahim dilapisi pelindung berbahan perak sehingga tetap terjaga. Meski demikian, bekas telapak kaki Nabi Ibrahim AS masih terlihat jelas oleh para jemaah.

Letaknya berada di depan pintu Ka'bah dan mudah ditemukan karena berada di area lintasan tawaf. Pada masa Raja Faisal, Maqam Ibrahim dibangun dengan pelindung berbentuk bangunan kecil beratap dan dikelilingi marmer berukuran sekitar 130 x 180 sentimeter dengan tinggi 75 sentimeter.

Sementara itu, dalam buku 1001 Fakta Dahsyat Mukjizat Kota Makkah karya Asima Nur Salsabila disebutkan, Maqam Ibrahim kini berada di dalam pelindung kaca dengan bagian dalam terdapat cetakan telapak kaki berbahan besi.

Pelindung tersebut dibuat untuk menjaga Maqam Ibrahim dari kerusakan sekaligus menghindari praktik pengkultusan atau penyembahan seperti yang pernah dilakukan kaum musyrikin pada masa lampau.

Selain memiliki nilai sejarah, Maqam Ibrahim juga menjadi salah satu tempat yang dimuliakan dalam Islam. Banyak jemaah memanfaatkan area di belakang Maqam Ibrahim untuk melaksanakan salat sunnah dan memanjatkan doa.

Dalam riwayat yang disebutkan pada kitab Rihlah Ibnu Bathuthah karya Muhammad bin Abdullah bin Bathuthah, Rasulullah SAW disebut melakukan tawaf tujuh putaran ketika memasuki Masjidil Haram. Setelah itu, beliau menuju Maqam Ibrahim dan membaca Surah Al-Baqarah ayat 125.

Allah SWT berfirman:

"Dan (ingatlah) ketika Kami menjadikan rumah itu (Ka'bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, 'Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang i'tikaf, serta orang-orang yang rukuk dan sujud.'"

Ayat tersebut menjadi dasar keutamaan Maqam Ibrahim sebagai salah satu tempat ibadah yang memiliki kemuliaan di Masjidil Haram dan selalu dikunjungi jutaan umat Islam dari seluruh dunia.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top