Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
PPM Manajemen serahkan Hasil Asesmen, Dua Kandidat Raih Skor Tertinggi Calon Direktur BSP
Rabu 06 Mei 2026, 10:18 WIB
Dua Kandidat Raih Skor Tertinggi Calon Direktur BSP

 

JAKARTA(-) Proses seleksi nahkoda baru untuk perusahaan migas daerah, PT Bumi Siak Pusako (BSP) menuju babak final pasca uji kompetensi. PPM Manajemen selaku lembaga independen yang ditunjuk telah merilis hasil asesmen terhadap 10 kandidat calon Direktur. 

Dalam Laporan hasil uji kompetensi yang diserahkan kepada Panitia Seleksi (Pansel), terdapat pemetaan ketat yang membagi para kandidat dalam tiga kategori, yakni kategori disarankan, kategori disarankan dengan pengembangan dan tidak disarankan. Hasil ini didasarkan pada skor kompetensi, integritas dan manajerial. Seluruh proses dilakukan secara terbuka dan profesional.

Dari 10 peserta yang melamar dan mengikuti rangkain Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), hanya dua orang yang dianggap benar-benar siap secara kualifikasi dengan status direkomendasikan disarankan. 

Dua orang yang menuju babak akhir tersebut adalah Robi Junipa, ST dan Muttaqin,ST. Robi Junipa yang memiliki baground pendidikan teknik geofisika mencatatkan skor 7,72 sedangkan Muttaqin yang berlatar belakang pendidikan teknik elektro menyusul dibawahnya dengan skor 7,64.

“Kami telah menerima hasil  penilaian kompentensi  yang dilakukan oleh PPM Manajemen. Hasilnya hanya dua orang yang dinyatakan direkomendasikan, saudara Robi Junipa dan Muttaqin. Tapi ini belum selesai ya, karena dua orang ini masih akan mengikuti tes kesehatan dan wawancara bersama Bupati Siak selaku pemilik saham mayoritas BSP untuk mendalami visi dan misi mereka ,” ujar Ketua Tim  Pansel, H.Heriyanto,SH, Senin (4/5).

Dijelaskan Heriyanto, hasil penilaian ini didasarkan pada akumulasi nilai dari berbagai aspek kompetensi yang diujikan. Skor yang diraih keduanya menempatkan mereka pada kategori direkomendasikan disarankan dan dinilai layak secara kualifikasi untuk memimpin perusahaan energi daerah tersebut.

“Dalam hasil analisa tim PPM Manajemen hanya mereka berdua ini yang direkomendasikan disarankan tanpa catatan. Semua proses dilakukan oleh tim ahli profesional yang dapat dipertanggungjawabkan,” urainya.

Selanjutnya dua nama ini dijadwalkan Medical Check Up (MCU) pada rabu depan. Prosesnya akan dilaksanakan di Rumah Sakit Eka Hospital  Pekanbaru. Sementara itu untuk proses wawancara dijadwalkan akan dilaksanakan didua tempat.  Wawancara Bupati didampingi kepala BPKP dijadwalakan dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 di Pekanbaru. Kemudian untuk wawancara didampingi Kepala SKK Migas akan dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026. 

“MCU dalam minggu ini, kemungkinan Rabu depan di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru. Kalau wawancara kemungkinan besar akan dilaksanakan di Jakarta dan Pekanbaru . Jadi kenapa didua tempat karena beda tema, kalau dengan SKK ini mendalami visi-misi terkait migas, sementara dengan kepala BPKP Bupati akan mendalami soal Visi-misi GCG ,” pungkasnya. 

Proses Seleksi di PPM dilaksanakan Secara Ketat, Obejektif dan Berbasis Kompetensi. 

Terpisah Direktur PPM Manajemen Jakarta Aditayani Indra Kukila, M.psi menegaskan bahwa UKK dirancang tidak hanya sebagai tahapan seleksi administratif, melainkan sebagai proses evaluasai menyeluruh terhadap kualitas kepemimpinan kandidat. 

“UKK ini bukan sekedar formalitas. Kami merancang proses ini secara komprehensif untuk menguji kemampuan strategis, kedalaman analisa, serta integritas para kandidat dalam menghadapi dinamika dan tantangan bisnis yang semakian kompleks,” ujarnya. 

Dijelaskan Aditayani seluruh tahapan UKK dilaksanakan melalui metodologi yang terstruktur dan berbasis kompetensi. Meliputi pemaparan visi dan misi, penyelesaian studi kasus, wawancara mendalam serta rekam jejak profesional. Setiap tahapan dilakukan oleh tim asesor independen yang memiliki pengalaman dan kredibilitas tinggi dibidangnya. 

“Selama proses asesmen dilaksanakan tidak ada celah intervensi oleh pihak manapun. Semua proses tercatat dan terekam. Kita memiliki dokumentasinya lengkap. Kami pastikan setiap peserta mendapatkan perlakuan yang setara.Penilaian dilakukan secara objektif dan berbasis indikator yang terukur, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara profesional,” tegasnya.(***)

 




Editor : Tim
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top