Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
113 Tahun Muhammadiyah, 109 Tahun ‘Aisyiyah: Ketakwaan Jadi Pilar Utama
Minggu 19 April 2026, 20:23 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Salmah Orbayinah.

YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menegaskan pentingnya ketakwaan dan keikhlasan sebagai fondasi utama dalam menjalankan amanat persyarikatan.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Silaturahim Syawalan rekan sekerja Muhammadiyah di kediamannya, Sabtu (18/4).

Dalam tausiyahnya, Salmah mengutip firman Allah dalam QS Ali Imran ayat 133 yang menyerukan umat Islam untuk bersegera menuju ampunan Allah dan surga yang disediakan bagi orang-orang bertakwa.

Menurutnya, ayat tersebut menjadi pengingat bahwa ganjaran atas ketakwaan merupakan janji nyata.

“Surga seluas langit dan bumi disediakan bagi orang-orang bertakwa. Karena itu, ketakwaan harus menjadi orientasi utama dalam setiap aktivitas,” ujarnya.

Salmah menekankan bahwa nilai ketakwaan perlu tercermin dalam kinerja persyarikatan, termasuk peran strategis rekan sekerja dalam mendukung gerak organisasi.

Ia menilai, kontribusi para karyawan dan relawan di lingkungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi.

“Jika seluruh elemen bertakwa, maka berbagai kesulitan dapat dihadapi dengan pertolongan Allah. Kita bukan sekadar rekan kerja, tetapi bagian dari perjalanan besar persyarikatan,” katanya.

Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya keikhlasan dalam berkhidmat. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah selama ini tidak terlepas dari dedikasi tulus para penggeraknya.

Di usia Muhammadiyah yang telah mencapai 113 tahun dan ‘Aisyiyah 109 tahun, Salmah menyampaikan rasa syukur atas konsistensi gerakan dakwah dan sosial yang tetap relevan di tengah masyarakat.

“Keikhlasan adalah kunci. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah,” tuturnya.

Melalui momentum Syawalan ini, ia berharap seluruh elemen persyarikatan dapat terus memperkuat komitmen dalam bekerja dengan dilandasi ketakwaan dan keikhlasan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.(*)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top