Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
113 Tahun Muhammadiyah, 109 Tahun ‘Aisyiyah: Ketakwaan Jadi Pilar Utama
Minggu 19 April 2026, 20:23 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Salmah Orbayinah.

YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menegaskan pentingnya ketakwaan dan keikhlasan sebagai fondasi utama dalam menjalankan amanat persyarikatan.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Silaturahim Syawalan rekan sekerja Muhammadiyah di kediamannya, Sabtu (18/4).

Dalam tausiyahnya, Salmah mengutip firman Allah dalam QS Ali Imran ayat 133 yang menyerukan umat Islam untuk bersegera menuju ampunan Allah dan surga yang disediakan bagi orang-orang bertakwa.

Menurutnya, ayat tersebut menjadi pengingat bahwa ganjaran atas ketakwaan merupakan janji nyata.

“Surga seluas langit dan bumi disediakan bagi orang-orang bertakwa. Karena itu, ketakwaan harus menjadi orientasi utama dalam setiap aktivitas,” ujarnya.

Salmah menekankan bahwa nilai ketakwaan perlu tercermin dalam kinerja persyarikatan, termasuk peran strategis rekan sekerja dalam mendukung gerak organisasi.

Ia menilai, kontribusi para karyawan dan relawan di lingkungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi.

“Jika seluruh elemen bertakwa, maka berbagai kesulitan dapat dihadapi dengan pertolongan Allah. Kita bukan sekadar rekan kerja, tetapi bagian dari perjalanan besar persyarikatan,” katanya.

Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya keikhlasan dalam berkhidmat. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah selama ini tidak terlepas dari dedikasi tulus para penggeraknya.

Di usia Muhammadiyah yang telah mencapai 113 tahun dan ‘Aisyiyah 109 tahun, Salmah menyampaikan rasa syukur atas konsistensi gerakan dakwah dan sosial yang tetap relevan di tengah masyarakat.

“Keikhlasan adalah kunci. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah,” tuturnya.

Melalui momentum Syawalan ini, ia berharap seluruh elemen persyarikatan dapat terus memperkuat komitmen dalam bekerja dengan dilandasi ketakwaan dan keikhlasan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.(*)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top