Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR, Bupati Afni : Kuncinya Kolaborasi.
Jumat 17 April 2026, 10:20 WIB
Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR

Siak - Bupati Siak, Afni Zulkifli, membuka Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP) Tahun 2026 dan menegaskan pentingnya kolaborasi serta kesiapan petani dalam mengakses program tersebut agar berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
 
Dalam arahannya, Afni menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak ditopang oleh dua sektor pendorong utama, manufaktur dan perkebunan. Jika kedua sektor ini terganggu, maka akan berdampak langsung pada ekonomi daerah.
 
“Kalau industri terganggu produksinya, ekonomi ikut terganggu. Begitu juga perkebunan, kalau harga sawit tidak baik, produktivitas rendah, atau konflik lahan terjadi, itu juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Bupati Afni, di Okky Resto, Jalan Raja Kecik, Kamis (16/4/2026).
 
Ia menyebutkan, di tengah keterbatasan lahan di Kabupaten Siak, peningkatan produktivitas menjadi satu-satunya solusi, sehingga program Peremajaan Kelapa Sawit dari Pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh petani.
 
“Lahan kita sudah tidak ada lagi untuk perluasan. Maka produktivitas yang harus kita dorong dengan melakukan PSR dan program ini harus kita akses bersama,” tegasnya.
 
Ia juga menegaskan, jika petani masih kesulitan mengakses program, maka pelayanan harus dibenahi. Peluang dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit disebutnya cukup besar dan perlu dimanfaatkan bersama.
 
Ia mendorong kelompok tani untuk aktif menyiapkan proposal dan jemput peluang agar program dapat dimanfaatkan secara optimal. Untuk tahun 2026 target peremajaan kebun kelapa sawit di Kabupaten Siak seluas 750 Ha, target ini mencakup perkebunan eks Plasma dan Perkebunan Swadaya.
 
 "Kuncinya kolaborasi dan konsolidasi. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri, kalau tidak kita hanya jadi penonton kebijakan negara,” tegas Afni.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak, Kaharuddin selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani terkait teknis dan persyaratan program PSR.
 
"Program PSR ini penting dalam meningkatkan produktivitas, kualitas, serta kesejahteraan petani kelapa sawit yang memiliki kontribusi yang begitu besar bagi ekonomi Kabupaten Siak selama ini. Yang tumbuh dan tampaknya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita saat ini. hingga 2025 program PSR telah menjangkau 3.119 kebun dengan luas 7.223 hektar di Kabupaten Siak," kata dia.
 
Ketua Koperasi Jasa Jaya Abadi Sungai Berbari, Purnama, menyampaikan bahwa pihaknya tertarik untuk mengikuti program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Saat ini kelompoknya telah mulai mengurus pengajuan, meskipun masih terdapat tahapan perbaikan administrasi yang perlu diselesaikan.
 
“Kami tertarik untuk mengikuti PSR, apalagi tadi Bupati juga menyampaikan agar program ini diperbanyak. Saat ini kami sudah mulai mengurus pengajuan, namun masih ada tahap perbaikan administrasi. Dengan adanya pendampingan dari dinas, kami merasa lebih termotivasi dan terbantu dalam proses pengusulan," ringkasnya.




Editor : Tim
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top