Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan
Jumat 17 April 2026, 07:20 WIB
Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa di Anambas sebelum diduga menyebabkan keracunan massal. (Foto: dok Dinkes)

ANAMBAS - Sebanyak 155 siswa dari jenjang PAUD hingga SMP di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (15/4/2026). Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Anambas, Feri Oktavia, menjelaskan bahwa makanan yang dikonsumsi siswa berasal dari satu penyedia, yakni SPPG Air Asuk.

Menu yang disajikan terdiri dari telur sambal kecap, tempe goreng, tumis sayur (sawi, wortel, dan buncis), serta buah apel dan kelengkeng.

“Menu tersebut sudah dilengkapi informasi kandungan gizi,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Berdasarkan data, untuk porsi kecil, makanan tersebut mengandung energi 427,6 kkal, protein 17,6 gram, lemak 13,8 gram, karbohidrat 62 gram, serta serat 1,5 gram. Sementara porsi besar mengandung energi 607,3 kkal, protein 20,6 gram, lemak 14 gram, karbohidrat 101,8 gram, dan serat 1,7 gram.

Meski secara komposisi dinilai memenuhi unsur gizi, penyebab pasti dugaan keracunan masih dalam tahap pemeriksaan.

“Untuk sementara masih dilakukan pemeriksaan. Sampel akan dikirim ke Batam untuk diuji lebih lanjut di BPOM atau laboratorium kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, ratusan siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan tersebut. Penanganan medis langsung dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Di RSUD Palmatak, tercatat sebanyak 114 pasien menjalani perawatan. Dari jumlah tersebut, 110 orang telah diperbolehkan pulang, sementara empat siswa masih dirawat.

Sementara itu, di Puskesmas Siantan Tengah, total pasien mencapai 41 orang. Sebanyak 26 pasien telah dipulangkan, sedangkan 15 lainnya masih dalam perawatan.

Feri menegaskan, para korban berasal dari berbagai sekolah dan jenjang pendidikan, bukan dari satu institusi saja. Seluruh makanan yang dikonsumsi berasal dari satu penyedia yang sama.

“Korban berasal dari beberapa sekolah berbeda, mulai dari PAUD hingga SMP. Sumber makanannya satu,” ujarnya.

Selain siswa, sejumlah orang tua juga dilaporkan mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan yang dibawa pulang oleh anak mereka.

“Ada orang tua yang ikut terdampak karena mengonsumsi makanan jatah anak atau cucunya,” tambahnya.

Hingga kini, proses penanganan dan penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top