Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Tak Mau Bergantung Pusat, Riau Tancap Gas Optimalkan PAD
Senin 13 April 2026, 07:31 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Pendapatan Daerah Riau menggelar rapat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi global.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa forum tersebut memiliki peran penting dalam menggali potensi daerah sekaligus memastikan pembangunan berjalan secara berkelanjutan.

“Pertemuan ini sangat penting untuk mengoptimalkan potensi daerah, memperkuat kemandirian fiskal, serta memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penguatan PAD merupakan fondasi utama dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah. Ketergantungan terhadap transfer dana dari pemerintah pusat, menurutnya, harus mulai dikurangi.

“Kita harus mampu berdiri lebih kuat dengan mengandalkan potensi sendiri. Jika dikelola secara maksimal, PAD Riau berpotensi meningkat hingga sekitar Rp5 triliun. Ini angka yang sangat signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, SF Hariyanto menegaskan bahwa optimalisasi PAD tidak hanya menjadi tanggung jawab Bapenda, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Mulai dari perizinan, pengawasan di lapangan, penegakan hukum, hingga kebijakan fiskal harus berjalan selaras.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda sangat penting agar seluruh potensi dapat benar-benar menjadi penerimaan riil bagi daerah,” tambahnya.

Ia berharap, hasil rapat tersebut tidak berhenti pada tataran diskusi semata, melainkan menghasilkan langkah konkret dengan target waktu yang jelas serta komitmen bersama untuk menindaklanjutinya.(*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top