Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Integrasi Sapi dan Sawit, Strategi Baru Riau Dongkrak Ekonomi
Kamis 09 April 2026, 11:52 WIB
ilustrasi Sawit.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor perkebunan dan peternakan melalui konsep Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA).

Program ini diproyeksikan menjadi strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis agroindustri yang berkelanjutan di Provinsi Riau.

Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi, menyatakan bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah tersebut menjadi modal besar untuk mengoptimalkan pengembangan SISKA.

Riau Berpeluang Jadi Laboratorium Nasional

Menurut Syahrial, Riau memiliki peluang besar untuk menjadi pusat percontohan pengembangan SISKA, bahkan hingga tingkat internasional.

“Riau siap menjadi laboratorium implementasi SISKA, membuka ruang kolaborasi riset dan investasi, serta menjadi pusat pengembangan hilirisasi sawit yang terintegrasi dengan sektor peternakan,” ujarnya di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, konsep SISKA mengintegrasikan pemanfaatan lahan perkebunan kelapa sawit dengan kegiatan peternakan sapi. Model ini dinilai mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan lahan.

“Kami ingin skema ini menjadi model penataan perkebunan yang terintegrasi dengan peternakan, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” jelasnya.

Dorong Kolaborasi dan Investasi

Lebih lanjut, Syahrial menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun global, khususnya dalam pengembangan riset, teknologi, dan investasi.

Pemprov Riau juga membuka peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam pengembangan industri hilir kelapa sawit serta integrasi peternakan berbasis SISKA.

“Kami mengundang semua pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk berinvestasi di Riau dan bersama-sama menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top