Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Integrasi Sapi dan Sawit, Strategi Baru Riau Dongkrak Ekonomi
Kamis 09 April 2026, 11:52 WIB
ilustrasi Sawit.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor perkebunan dan peternakan melalui konsep Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA).

Program ini diproyeksikan menjadi strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis agroindustri yang berkelanjutan di Provinsi Riau.

Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi, menyatakan bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah tersebut menjadi modal besar untuk mengoptimalkan pengembangan SISKA.

Riau Berpeluang Jadi Laboratorium Nasional

Menurut Syahrial, Riau memiliki peluang besar untuk menjadi pusat percontohan pengembangan SISKA, bahkan hingga tingkat internasional.

“Riau siap menjadi laboratorium implementasi SISKA, membuka ruang kolaborasi riset dan investasi, serta menjadi pusat pengembangan hilirisasi sawit yang terintegrasi dengan sektor peternakan,” ujarnya di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, konsep SISKA mengintegrasikan pemanfaatan lahan perkebunan kelapa sawit dengan kegiatan peternakan sapi. Model ini dinilai mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan lahan.

“Kami ingin skema ini menjadi model penataan perkebunan yang terintegrasi dengan peternakan, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” jelasnya.

Dorong Kolaborasi dan Investasi

Lebih lanjut, Syahrial menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun global, khususnya dalam pengembangan riset, teknologi, dan investasi.

Pemprov Riau juga membuka peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam pengembangan industri hilir kelapa sawit serta integrasi peternakan berbasis SISKA.

“Kami mengundang semua pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk berinvestasi di Riau dan bersama-sama menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top