Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Integrasi Sapi dan Sawit, Strategi Baru Riau Dongkrak Ekonomi
Kamis 09 April 2026, 11:52 WIB
ilustrasi Sawit.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor perkebunan dan peternakan melalui konsep Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA).

Program ini diproyeksikan menjadi strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis agroindustri yang berkelanjutan di Provinsi Riau.

Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi, menyatakan bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah tersebut menjadi modal besar untuk mengoptimalkan pengembangan SISKA.

Riau Berpeluang Jadi Laboratorium Nasional

Menurut Syahrial, Riau memiliki peluang besar untuk menjadi pusat percontohan pengembangan SISKA, bahkan hingga tingkat internasional.

“Riau siap menjadi laboratorium implementasi SISKA, membuka ruang kolaborasi riset dan investasi, serta menjadi pusat pengembangan hilirisasi sawit yang terintegrasi dengan sektor peternakan,” ujarnya di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, konsep SISKA mengintegrasikan pemanfaatan lahan perkebunan kelapa sawit dengan kegiatan peternakan sapi. Model ini dinilai mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan lahan.

“Kami ingin skema ini menjadi model penataan perkebunan yang terintegrasi dengan peternakan, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” jelasnya.

Dorong Kolaborasi dan Investasi

Lebih lanjut, Syahrial menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun global, khususnya dalam pengembangan riset, teknologi, dan investasi.

Pemprov Riau juga membuka peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam pengembangan industri hilir kelapa sawit serta integrasi peternakan berbasis SISKA.

“Kami mengundang semua pihak, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk berinvestasi di Riau dan bersama-sama menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top