Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
ICOP Conference 2026 Resmi Digelar, Riau Perkuat Kolaborasi Sawit dan Sapi
Rabu 08 April 2026, 07:53 WIB

PEKANBARU – Kota Pekanbaru menjadi lokasi pelaksanaan forum ilmiah internasional The 3rd Integrated Cattle and Oil Palm (ICOP) Conference 2026 yang berlangsung pada 8 hingga 10 April 2026.

Konferensi ini menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari peneliti, akademisi, pelaku industri hingga pembuat kebijakan, untuk membahas penguatan integrasi antara sektor perkebunan kelapa sawit dan peternakan sapi berbasis riset.

Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar jamuan makan malam penyambutan (welcome dinner) bagi para peserta di Balai Pauh Janggi, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Selasa (7/4/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta pihak penyelenggara yang telah memilih Riau sebagai tuan rumah.

Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing melalui optimalisasi sumber daya.

“Penguatan sektor perkebunan dan peternakan menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan produktivitas lahan dan komoditas akan memberikan manfaat ganda, baik dalam peningkatan produksi kelapa sawit maupun populasi ternak.

Konferensi ICOP 2026 mengusung konsep agroekologi sebagai pendekatan utama dalam integrasi sapi dan kelapa sawit. Model ini dinilai relevan untuk menjawab berbagai tantangan global, seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, serta efisiensi pemanfaatan lahan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Center for Tropical Animal Studies IPB University (CENTRAS) bersama sejumlah mitra strategis, di antaranya GAPENSISKA, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Wageningen University & Research, Pemerintah Provinsi Riau, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi lintas sektor yang mampu mendorong inovasi serta memperkuat pengembangan sistem pertanian terpadu, khususnya di Provinsi Riau.(mcr)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top