Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
ICOP Conference 2026 Resmi Digelar, Riau Perkuat Kolaborasi Sawit dan Sapi
Rabu 08 April 2026, 07:53 WIB

PEKANBARU – Kota Pekanbaru menjadi lokasi pelaksanaan forum ilmiah internasional The 3rd Integrated Cattle and Oil Palm (ICOP) Conference 2026 yang berlangsung pada 8 hingga 10 April 2026.

Konferensi ini menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari peneliti, akademisi, pelaku industri hingga pembuat kebijakan, untuk membahas penguatan integrasi antara sektor perkebunan kelapa sawit dan peternakan sapi berbasis riset.

Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar jamuan makan malam penyambutan (welcome dinner) bagi para peserta di Balai Pauh Janggi, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Selasa (7/4/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta pihak penyelenggara yang telah memilih Riau sebagai tuan rumah.

Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing melalui optimalisasi sumber daya.

“Penguatan sektor perkebunan dan peternakan menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan produktivitas lahan dan komoditas akan memberikan manfaat ganda, baik dalam peningkatan produksi kelapa sawit maupun populasi ternak.

Konferensi ICOP 2026 mengusung konsep agroekologi sebagai pendekatan utama dalam integrasi sapi dan kelapa sawit. Model ini dinilai relevan untuk menjawab berbagai tantangan global, seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, serta efisiensi pemanfaatan lahan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Center for Tropical Animal Studies IPB University (CENTRAS) bersama sejumlah mitra strategis, di antaranya GAPENSISKA, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Wageningen University & Research, Pemerintah Provinsi Riau, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi lintas sektor yang mampu mendorong inovasi serta memperkuat pengembangan sistem pertanian terpadu, khususnya di Provinsi Riau.(mcr)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top