ilustrasi.Doa Nabi Sulaiman AS yang termaktub dalam Al-Qur’an menjadi salah satu amalan yang kerap diamalkan umat Islam untuk memohon kelapangan rezeki dan keberkahan hidup.
Dalam ajaran Islam, kekayaan bukanlah hal yang dilarang selama diperoleh dan digunakan sesuai dengan syariat. Bahkan, Al-Qur’an mengajarkan bahwa harta yang digunakan di jalan Allah akan dilipatgandakan pahalanya, sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 261.
Nabi Sulaiman AS dikenal sebagai salah satu nabi yang dianugerahi kekuasaan dan kekayaan yang sangat besar. Sebelum memperoleh keistimewaan tersebut, ia memanjatkan doa kepada Allah SWT yang kemudian diabadikan dalam Surah Shad ayat 35.
Doa Nabi Sulaiman Memohon Kekayaan
Berikut bacaan doa tersebut:
Arab latin:
Rabbighfir lii wahab lii mulkal laa yambaghii li-ahadim mim ba'dii innaka antal wahhaab.
Artinya:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun setelahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”
Menurut tafsir ringkas Kementerian Agama RI, doa ini menunjukkan permohonan Nabi Sulaiman AS agar diberikan ampunan sekaligus kekuasaan besar sebagai bentuk karunia Allah SWT.
Doa tersebut kemudian dikabulkan, di mana Nabi Sulaiman AS dianugerahi kemampuan luar biasa, termasuk mengendalikan angin serta menundukkan jin untuk membantu berbagai pekerjaan.
Doa Agar Selalu Bersyukur
Selain memohon kekayaan, Al-Qur’an juga mengabadikan doa Nabi Sulaiman AS agar senantiasa bersyukur, yang tercantum dalam Surah An-Naml ayat 19:
Artinya:
“Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, serta agar aku dapat beramal saleh yang Engkau ridhai.”
Doa ini menjadi pengingat bahwa kekayaan dan nikmat harus disertai rasa syukur serta amal kebaikan.
Doa untuk Kebaikan dan Ketundukan Hati
Dalam kisahnya, Nabi Sulaiman AS juga menyeru Ratu Bilqis melalui pesan yang berisi ajakan untuk berserah diri kepada Allah SWT, sebagaimana tercantum dalam Surah An-Naml ayat 30–31.
Ayat tersebut menunjukkan pentingnya dakwah dengan hikmah serta ajakan menuju kebaikan dan ketundukan kepada Allah SWT.
Makna dan Hikmah
Doa-doa Nabi Sulaiman AS tidak hanya berisi permohonan kekayaan, tetapi juga mengandung nilai penting tentang keseimbangan antara harta, syukur, dan ketaatan.
Dengan mengamalkan doa tersebut, umat Islam diharapkan tidak hanya mengejar rezeki, tetapi juga keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan.(*)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Ekonomi |



01
02
03
04
05
