Kamis, 5 Februari 2026

Breaking News

  • Tingkatkan Literasi, Lapas Bagansiapiapi Gelar Program Pemberantasan Buta Aksara Berkelanjutan   ●   
  • FPK Riau Minta Tempat Hiburan di Pekanbaru Patuhi Aturan dan Nilai Melayu   ●   
  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
Tingkatkan Literasi, Lapas Bagansiapiapi Gelar Program Pemberantasan Buta Aksara Berkelanjutan
Kamis 05 Februari 2026, 13:42 WIB
Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi mempertegas komitmennya dalam memberikan pembinaan berkualitas melalui program pengentasan buta aksara bagi warga binaan.

BAGANSIAPIAPI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi mempertegas komitmennya dalam memberikan pembinaan berkualitas melalui program pengentasan buta aksara bagi warga binaan. Mengadopsi filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, program ini digelar secara rutin untuk memastikan seluruh warga binaan memiliki keterampilan dasar literasi.

Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah konkret dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, meski berada di dalam lingkungan terbatas. Menurutnya, kemampuan membaca adalah pintu utama bagi warga binaan untuk memperbaiki taraf hidup di masa depan.

"Kami terinspirasi dari semangat perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam mencerdaskan bangsa. Membaca adalah kemampuan dasar yang akan membuka banyak peluang bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri setelah bebas nanti," ujar Agus Imam Taufik pada Kamis (5/2/2026).

Program yang dilaksanakan setiap hari ini menyasar warga binaan yang memiliki latar belakang pendidikan rendah atau sempat putus sekolah. Salah satu peserta, Wandi Siahaan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan ini. Wandi mengaku hanya sempat mengenyam pendidikan hingga bangku kelas 2 Sekolah Dasar, yang membuatnya kesulitan dalam berkomunikasi secara tertulis selama ini.

“Saya sangat bersyukur program ini ada. Di sini saya mendapatkan kesempatan kedua untuk belajar membaca kembali dengan bimbingan petugas,” tutur Wandi.

Lapas Bagansiapiapi berharap melalui kegiatan ini, angka buta aksara di dalam Lapas dapat ditekan hingga mencapai titik nol. Selain sebagai pemenuhan hak pendidikan, literasi diharapkan menjadi modal sosial bagi warga binaan agar siap berintegrasi kembali dan berkontribusi positif saat kembali ke tengah masyarakat.(Dipo)




Editor :
Kategori : Rokan Hilir
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top