Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Memasuki Musim Panas, Karhutla Terjadi di Meranti, Bengkalis, dan Kampar
Senin 26 Januari 2026, 07:42 WIB
ilustrasi.

PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau mencatat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga kabupaten dalam sepekan terakhir.

Kepala BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal, mengatakan karhutla terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Kampar, seiring mulai masuknya Riau ke fase musim panas.

“Riau saat ini sudah mulai memasuki musim panas. Dalam sepekan terakhir, tercatat tiga daerah mengalami kejadian karhutla,” ujar Edy, Ahad (25/1/2025).

Di Kabupaten Kampar, karhutla terjadi di Desa Birandang, Kecamatan Kampa, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, dan TNI langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya penanggulangan.

Edy memastikan seluruh titik api di ketiga wilayah tersebut telah berhasil dipadamkan oleh petugas di lapangan.

“Semua titik api dilaporkan sudah padam, baik di Kampar, Bengkalis, maupun Kepulauan Meranti,” jelasnya.

Seiring meningkatnya risiko kebakaran akibat musim panas, BPBD dan Damkar Riau kembali meningkatkan kewaspadaan. Edy menilai gerak cepat petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran.

“Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan berkat respons cepat, api tidak meluas,” katanya.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan bahwa saat ini Provinsi Riau masih berstatus siaga hidrometeorologi hingga akhir Januari. Sementara untuk penetapan status siaga karhutla, pihaknya masih menunggu perkembangan kondisi di lapangan.

“Kita lihat situasi dan kondisi di lapangan. Jika memang dibutuhkan, penetapan status siaga karhutla akan dilakukan, dimulai dari kabupaten dan kota terlebih dahulu,” pungkas Edy.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top