Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Insiden Berulang Pipa Gas TGI di Riau, Pakar Nilai Inspeksi Tak Menyeluruh
Senin 12 Januari 2026, 08:09 WIB
Insiden ledakan pipa gas tanam milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI).

PEKANBARU – Insiden ledakan pipa gas tanam milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang terjadi dua kali dalam sepekan di Riau menuai sorotan dari pakar minyak dan gas bumi (Migas). Peristiwa tersebut dinilai mengindikasikan lemahnya inspeksi menyeluruh terhadap jaringan pipa gas perusahaan.

Ledakan pertama terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Jumat (2/1/2026) sore dan memicu kebakaran besar. Selang sepekan kemudian, pipa gas kembali meledak di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Jumat (9/1/2026) dini hari, meski tidak sampai menimbulkan kebakaran.

Pakar Migas Riau, Muslim, menilai kejadian berulang ini menunjukkan bahwa PT TGI diduga hanya berfokus pada perbaikan titik pipa yang meledak pertama, tanpa melakukan inspeksi menyeluruh terhadap jaringan pipa lainnya di sekitar jalur tersebut.

“Kebocoran pipa gas yang terjadi untuk kedua kalinya ini memberi kesan bahwa tim PT TGI hanya fokus pada perbaikan titik yang meledak pertama. Tidak terlihat adanya inspeksi menyeluruh terhadap pipa-pipa gas lain di sekitar jalur tersebut, baik sebelum maupun sesudah kejadian dalam radius tertentu,” ujar Muslim saat diwawancarai di Pekanbaru, Minggu (11/1/2026).

Pentingnya Analisis dan Inspeksi Menyeluruh

Menurut Muslim, setiap insiden kebocoran atau ledakan gas seharusnya langsung diikuti dengan analisis teknis menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi kebocoran lanjutan di titik lain.

“Perusahaan harus cepat menganalisis titik mana saja yang berpotensi bocor berikutnya. Ini penting untuk mencegah kejadian berulang,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa data hasil inspeksi, perbaikan, serta pengujian rutin pipa gas yang selama ini dilakukan seharusnya menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan teknis saat terjadi insiden.

“Data-data inspeksi dan perawatan itu sangat krusial. Idealnya dibuka, dibahas, dan dianalisis secara mendalam ketika terjadi kebocoran, karena akan sangat membantu dalam menentukan langkah mitigasi yang tepat,” jelasnya.

Muslim menegaskan bahwa pemeliharaan (maintenance) dan inspeksi jaringan pipa gas merupakan kewajiban mutlak yang harus dilakukan secara rutin oleh perusahaan pengelola.

“Kegiatan maintenance dan inspeksi pipa itu wajib. Biaya operasional dan maintenance memang harus disiapkan, dan nilainya jauh lebih kecil dibandingkan kerugian akibat kebocoran besar, kebakaran, atau bahkan jatuhnya korban jiwa,” tegasnya.

Dorongan Evaluasi SOP

Lebih lanjut, Muslim mendorong pihak terkait seperti SKK Migas dan kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan PT TGI.

“Perlu dicek apakah SOP yang dimiliki benar-benar dijalankan secara rutin dan konsisten, baik untuk inspeksi pipa maupun mitigasi risiko saat terjadi insiden,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebocoran pipa gas umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses bertahap yang sebenarnya dapat dideteksi lebih dini apabila inspeksi dilakukan secara ketat dan berkala.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top