Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Hadapi Tekanan Fiskal 2026, Pemprov Riau Fokus Tutup Kebocoran PAD
Sabtu 03 Januari 2026, 10:03 WIB
ilustrasi.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengambil langkah strategis untuk menahan laju penurunan pendapatan asli daerah (PAD) yang terjadi sepanjang 2025. Memasuki 2026, Pemprov Riau berencana membentuk tim khusus guna mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah yang dinilai belum tergarap maksimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengungkapkan bahwa selama ini masih terdapat potensi PAD yang luput dari pengawasan, bahkan berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian serius adalah aktivitas galian C, seperti tanah timbun, pasir, dan kerikil. Ia menilai, volume material yang keluar tidak sebanding dengan kontribusi pendapatan yang diterima daerah.

“Material yang keluar jumlahnya sangat besar, tapi penerimaan daerah tidak jelas arahnya. Padahal di situ ada potensi retribusi,” ujar SF Hariyanto, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, upaya optimalisasi pendapatan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah provinsi semata. Diperlukan sinergi yang kuat dengan pemerintah kabupaten dan kota agar seluruh potensi pendapatan dapat ditarik secara legal, terukur, dan transparan.

“Harus ada kerja sama yang solid. Semua potensi digali, tentu dengan landasan hukum yang jelas,” tegasnya.

Selain sektor galian C, tim khusus tersebut juga akan memetakan dan mengoptimalkan sumber pendapatan strategis lainnya. Di antaranya pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, serta pajak alat berat yang selama ini dinilai masih memiliki ruang peningkatan signifikan.

“Nanti akan kita bentuk tim yang fokus bekerja secara serius agar hasilnya juga maksimal. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

SF Hariyanto menjelaskan, tim optimalisasi PAD akan melibatkan berbagai instansi lintas sektor, termasuk kantor pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Dinas Perkebunan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kepolisian, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Ia menegaskan, kerja kolaboratif menjadi kunci dalam menggali potensi pendapatan daerah secara menyeluruh.

“Saya dan Pak Sekda tentu tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada tim yang melibatkan semua instansi terkait,” ujarnya.

Tim lintas instansi tersebut rencananya akan dikoordinasikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau. Pembentukan tim ini juga menjadi respons atas tren penurunan pendapatan daerah sejak diberlakukannya Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

“Kalau melihat tren, sebelum UU HKPD pendapatan daerah kita cenderung meningkat. Setelah aturan itu berlaku, justru terjadi penurunan,” pungkas SF Hariyanto.

Pemprov Riau berharap, melalui langkah ini, kebocoran pendapatan dapat ditekan dan seluruh potensi PAD bisa dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan serta pelayanan publik ke depan.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top